free hit counter

Inilah Analisis Usaha Jamur Tiram Putih Satu Kali Panen Balik Modal

Pada saat ini usaha budidaya jamur tiram memang sangat menjanjikan. Dilihat dari segi finansial usaha ini dapat dikatakan sangan layak untuk dijalankan. Apalagi bagi para wirausahawan handal seperti kalian. Usaha ini terbilang sangat menyenangkan dan menarik.

Jika kita amati peminat usah budidaya ini terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tentu saja banyak faktor yang menjadi alasan meningkatnya peminat usaha ini mulai dari sekedar hobi, faktor jamur sebagai panganan yang sehat ataupun jamur sebagai panganan masa depan. Yang artinya usaha ini akan terus berkembang untuk kurun waktu yang lama.

Perhitungan Bisinis Jamur Tiram

  1. Sebagai asumsi

Usaha jamur tiram dilakukan dalam sekala rumah tangga.

Periode waktu usaha ialah 5 tahun.

Per satu periode (6 bulan) membudidayakn 7500 baglog

Presentasi keberhasilan inokulasi = 80 %.

Rata – rata peroduksi per baglog = 800 gram.

  1. Biaya-biaya usaha
Biaya membuat kumbung Kapasitas 7.500 Baglo Rp.8.400.000
Sprayer Rp. 40.000
Termometer Rp. 50.000
Barometer Rp. 150.000
Total Investasi Rp. 8.640.000

 

  1. Biaya Oprasional Selama 1 periode (6 bulan)
Baglog 7.500 Rp. 11.250.000
Fungisida Rp. 12.500
Tenaga Kerja 2 orang Rp. 9.000.000
Plastik Kemasan Rp. 50.000
Penyusutan Kumbung Rp. 840.000
Penyusutan Termometer Rp. 5.000
Penyusutan Barometer Rp. 15.000
Transportasi Rp. 500.000
Pemasaran Rp. 300.000
Total Biaya Oprasional Rp. 21.972,500

 

Perkiraan Pendapatan per 6 bulan

Jumlah Baglog yang inokulusi yang dapat dihasilkan 7500 X 80 % = 6.000.

Jumlah jamur yang dihasilkan ; 6.000 X 800 gram = 4 800.000 gram atau 4.800 kg.

Apabila harga jual jamur tiram Rp. 10.000/ Kg. Maka pendapatan yang diperoleh = 10.000 X 4.800 = Rp. 48.000.000.-

Proyeksi Laba Rugi Pertahun

Keterangan

  1. Penjualan 96.000.000 (Dua kali priode)
  2. Beban Pokok
  • Baglog Rp. 22.500.000
  • Fungsisida Rp. 25.000
  • Plastik Kemasan Rp. 100.000
  • Tenaga Kerja Rp. 18.000.000

Jumlah : Rp. 40.625.000

  1. Hasil usaha kotor (A-B) = Rp. 96.000.000 – Rp.40.625.000 = 55,375,000.
  2. Biaya Usaha
  • Transportasi = Rp. 1.000.000
  • Pemasaran = Rp. 600.000
  • Penyusutan Peralatan = Rp. 1.720.000
  1. Total biaya Usaha : Rp. 3.320.000
  2. Hasil Usaha (C-E) = 55,375.000 – 3.320.000 = Rp. 55.055.000

Jadi keuntungan selam 1 tahun dalam budidaya Jamur tiram Adalah Rp. 55.055.000

Jika dihitung per priodenya sekitara Rp. 26.027,500….

Lumayan bukan…

Simak juga video analisis usaha jamu tiram

Check Also

Manfaat Pupuk NPK

Manfaat Pupuk NPK

DEWITANI – Pupuk NPK yaitu pupuk yang memiliki kandungan tiga unsur hara makro, yaitu Nitrogen …

THIS CONTENT IS PROTECTED DMCA