Cara Kerja Sistem Akuaponik DFT (Deep Flow Technique)

By | Oktober 10, 2020

Akuaponik DFT (Deep Flow Technique) ialah skema akuaponik yang memakai skema DFT. Sedang skema DFT ialah skema penanaman yang manfaatkan saluran air untuk penyalur nutrisi. Air disalurkan dengan ketinggian lebih kurang seputar 4-6 cm hingga akan mempermudah tanaman untuk menghisap nutrisi yang ada di air.

Tehnik ini untuk pembaruan dari skema rakit apung serta skema NFT. Dalam rakit apung tanaman ditempatkan di permukaan air sedang bahan organik semakin banyak ada di bagian landasan kolam hingga jumlah bahan organik yang bisa diserap tanaman semakin sedikit dari yang semestinya. Dengan skema DFT faktor organik dalam landasan kolam dapat dialirkan ketanaman lebih bagus.

Skema Akuaponik DFT

Untuk mempermudah dalam menerangkan skema akuaponik DFT akan saya bagi jadi 2 sisi. Sisi pertama tentang skema untuk membudidayakan ikan dalam kolam ikan. Sedang di bagian ke-2 tentang skema untuk budidaya tanaman.

Skema Budidaya Ikan

Ikan yang dijaga dalam kolam akan membuahkan kotoran beruapa bahan bahan organik. Bahan bahan ini jika dalam jumlah banyak akan mencelakakan untuk kehidupan ikan hingga perlu dilaksanakan pembersihan.

Kotoran ikan ini berbentuk bahan organik yang paling baik untuk tanaman. Dalam skema akuaponik pembersihan kolam dilaksanakan dengan menyalurkan air di dalam kolam memakai pompa air ke arah proses budidaya tanaman.

Skema Budidaya Tanaman

Di bagian ke-2 berbentuk sisi penanaman. Di bagian ini tanaman diletakkan pada netpot serta ditempatkan dilubang lubang penanaman. Di bagian penampung air di kolam penanaman, air mempunyai tinggi seputar 4 sampai 6 cm. tingginya air di dalam tempat penanaman berperan untuk cadangan hingga kita tak perlu cemas tanaman akan kekurangan atau terlambat air.

Serta proses berikut yang menbuat skema ini diberi nama skema akuaponik DFT. Sedang tanaman pas ada di permukaan air serta sisi akar tercelup pada air. Air yang dari kolam ikan kaya faktor organik yang paling baik untuk tanaman. Tanaman akan menghisap nutrisi organik yang ada di air lewat akar akar yang tercelup pada air.

Air yang kaya dengan nutrisi diserap tanaman hingga air bisa menjadi bersih kembali lagi, sesudah bersih air akan di buang kembali lagi kekolam ikan lewat aliran pembuangan. Air yang telah bersih benar-benar baik untuk perubahan ikan. Dalam proses ini akan berlangsung jalinan sama-sama memberikan keuntungan di antara ikan serta tanaman.

Ikan mendapatkan keuntukngan air untuk habitat jadi bersih sesudah disetap oleh tanaman. Sedang untuk tanaman akan mendapatkan faedah baik berbentuk nutrisi yang dari kotoran ikan.

Nutrisi ini berupa organik hingga tanaman yang didapat berbentuk tanaman organik. Tanaman organik benar-benar bagus untuk kesehatan bagus di dalam periode pendek atau periode panjang.

Untuk mengalihkan air dari dalam kolam ke arah tempat pembudidayaan tanaman memakai pompa listrik hingga di saat berlangsung pemadaman listrik air tidak dapat mengalir.

Namun pada skema DFT kita tak perlu cemas sebab dengan air yang bersatu dengan nutrisi dibagian penanaman setinggi 4 sampai 6 cm akan membuat tanaman tidak langsung kekurangan nutrisi. Jadi ada interval toleransi yang lumayan lama untuk menanti listrik berpijar kembali lagi.

Demikian artikel mengenai langkah kerja akuaponik DFT jika ada pertanyaan, anjuran, revisi, atau tambahan materi yang di rasa kurang langsung tinggakkan pesan anda pada kotak kometar. Tanggapan anda akan bernilai untuk pembaca lainnya trimakasih. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.