Cara Membuat Akuaponik Ebb and flow (Pasang Surut)

By | Oktober 10, 2020

Untuk bikin akuaponik pasang kering atau Ebb and Flow sangat gampang. Dalam kesempatan ini saya akan menerangkan langkah menerangkan pengerjaan akuaponik pasang kering step untuk step.

Bahan Yang Dibutuhkan kolam ikan

  1. kolam penanaman
  2. bibit tanaman
  3. ikan
  4. media tanam (bisa memakai hydroton, krikil, pecahan bata merah atau pecahan genting)
  5. pompa akuarium
  6. pipa pvc Ukuran 1/2, 1 serta 3 inchi
  7. air Secukupnya

Langkah Membuat Untuk bikin akuaponik pasang kering kita dimulai dari membuat kolam untuk ikan. Kolam ikan bisa dibuat berbahan semen, terpal atau fiber. Jika memakai semen kerjakan persiapan kolam lebih dulu sebelumnya dimasukkan ikan. Jika menggukanakan bahan terpal atau fiber upayakan dinding kolam kuat agar digunakan untuk penunjang kolam untuk penanaman.

Tinggi kolam yang bagus di antara 60 sampai 110 cm atau disamakan dengan ikan yang disebar. Kolam di isi air sampai 10 cm di atas kolam, fungginya supaya air tidak tumpah serta ikan tidak gampang melonjak keluar kolam. Air siap dipakai sesudah didiamkan waktu tiga hari selanjutnya masukan bibit ikan yang sudah disediakan.

Supaya kolam kaya oksigen bisa ditambah aerator ditengah-tengah kolam. Oksigen yang tinggi di kolam membuat ikan akan nyaman serta tidak gampang depresi. Tapi pemberian aerator diberi seperlunya saja jangan terlalu berlebih, malah akan membuat ikan depresi sebab kebanyakan gelembung yang dibuat aerator.

Sesudah kolam siap cara seterusnya pengerjaan kolam atau bak penanaman. Kolam bisa dibuat dari fiber atau bahan plastik yang enteng, bahan dibikin enteng supaya gampang dipindahkan geser khususnya di saat panen ikan. Tempat penanaman bisa ditempatkan di atas kolam ikan atau dalam tempat yang terpisah.

Potong pipa ukuran 1/2 inci lebih kurang 30 cm selanjutnya berikan lubang pada salah satunya ujung kolam sebesar ukuran pipa selanjutnya letakkan pipa pada lubang dengan status 15 cm di kolam serta 15 cm di bawah kolam, rekatkan pipa dengan lem serta janganlah sampai bocor. Sediakan kembali lagi pipa dengan ukuran yang sedikit semakin besar seputar 1 atau 1 1/2 inchi dengan panjang 18 cm.

Pada salah satunya ujung pipa dikasih tutup serta lem dengan rapat janganlah sampai ada kebocoran selanjutnya pada ujung yang satunya berikan lubang kecil kecil dengan ketinggian lebih kurang 1 sampai 2 cm. Siapka pipa ukuran 3 inci dengan panjang 20 cm serta dikasih lubang di sekitarnya berdiameter 1 cm dengan jarak 1 sampai 2 cm.

Tutupkan pipa 1 inchi yang berpenutup di pipa yang 1/2 inchi, selanjutnya selanjutnya letakkan pipa 3 inchi di pipa 1 inchi hingga ada 3 susunan. Susunan paling luar pipa 3 inchi selanjutnya pipa 1 inchi serta yang terdalam pipa 1/2 inchi. Pipa pipa ini berperan untuk skema pembuangan air dari kolam penanaman ke arah kolam ikan.

Masukan media tanam di dalam kolam penanaman setinggi 20 cm atau sama dengan pipa 3 inchi. Tanah bibit tanaman yang sudah disediakan di atas media tanam dengan jarak lebih kurang 20 cm.

Cara paling akhir pempatkan pompa yang sudah disambung dengan pipa dengan ukuran 1/2 inchi di kolam serta salurkan ke arah kolam penanaman. Kemudiaan nyalakan pompa hingga air di kolam ikan akan membanjiri kolam penanaman serta nanti jika telah penuh akan di alirkan kembali lagi ke arah kolam ikan.

Perawatan Perawatan yang penting dilaksanakan, berikan makan ikan secara teratur serta jumlah pakan yang cocok sesuai keperluan ikan. Satu minggu selaki priksa jumlah air di skema jika berlangsung penyusutan kerjakan tambahan sampai ketinggian sebelumnya.

Kerjakan kontrol tanaman adakah hama tahu tidak, jika ada hama selekasnya kerjakan perlakuan. Check situasi ikan apa ada penyakit atau didak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.