10 Cara Menanam Blimbing Dalam Pot Agar Cepat Berbuah

By | Januari 23, 2020

dewitani.com — Tanaman buah dalam pot atau disingkat Tabulampot hadir sebagai alternatif bertanam buah di tengah masyarakat yang mengalami keterbatasan lahan. Tidak hanya itu, keindahan buah lebat yang bergelantungan menjadikan Tabulampot semakin menarik dipandang mata.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas bagaimana cara menanam Blimbing di dalam pot agar cepat berbuah. Di Indonesia sendiri ada dua jenis belimbing yang lazim dibudidayakan yakni belimbing manis (carambola) dan belimbing wuluh (belimbing yang memiliki rasa asam).

Karakter Morfologi Tanaman Belimbing Manis

Batang

Pohon belimbing termasuk kedalam batang berkayu keras yang tumbuh tegak lurus. Bentuk batangnya gilig dengan warna coklat tua. Pohon belimbing yang sudah dewasa dapat mencapai ketinggian 10 Meter.

Daun

Tanaman belimbing manis memiliki struktur daun majemuk menyirip gasal dengan jumlah anak daun bervariasi. Anak daun dapat tersusun secara berhadapan maupun berseling pada sumbu utama daun (rachis). Dengan bentuk daun bundar telur atau lonjong.

Bunga

Bunga merupakan alat perkembangbiakan generatif bagi tumbuhan. Bunga belimbing manis memiliki susunan bisexual (banci) yang memiliki benang sari dan putik dalam satu bunga serta merupakan bunga lengkap yang memiliki bagianbagian bunga seperti kelopak, mahkota, benangsari, dan putik.

Buah

Buah belimbing manis termasuk buah berry (buni) yaitu buah yang daging buahnya dapat dimakan. Buah ini termasuk buah sejati, yaitu buah yang berkembang dari bakal buah. Buah belimbing berbentuk oval dengan lima juring, jika dipotong melintang akan terlihat bentuk bintangnya. Panjang tangkai buah belimbing manis yaitu 1.1–12.8 cm. Buah belimbing manis memiliki warna muda dan warna tua, dan warna tepian yang bervariasi.

Buah belimbing memiliki panjang 8.0–16.5 cm, tebal dan panjang juring berturut-turut yaitu 1.5–2.7 cm dan 2.2–5.2 cm. Dan satu buah belimbing yang sudah matang dapatberbobot 68– 304 gram.

Syarat Tumbuh Tanaman Belimbing

Iklim

  • Idealnya tanaman belimbing ditanam di daerah tropis.
  • Tanaman memperoleh pancaran sinar matahari 7 jam dalam seharinya.
  • Tumuh subur dan produktif pada ketinggian 0 – 500 Meter diatas permukaan laut.
  • Tempat tanamnya terbuka & mendapat sinar matahari secara memadai dgn intensitas penyinaran 45–50 %, namun juga toleran terhadap naungan (tempat terlindung).
  • Untuk pertumbuhan dibutuhkan kondisi angin yg tidak terlalu kencang, karena dapat menyebabkan gugurnya bunga atau buah.

Media Tanam Belimbing

  • Hampir semua jenis tanah yang digunakan untuk pertanian cocok untuk tanaman belimbing. Akan tetapi untuk memperoleh hasil buah yang optimal tanahnya harus, subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, aerasi dan drainasenya baik.
  • Tanaman ini toleran dengan keasaman tanah berkisar 5,5 – 7,5.
  • Kandungan air dalam tanah atau kedalaman air tanah antara 50–200 cm dibawah permukaan tanah.

Cara Menanam Belimbing Di dalam Pot

Sebaiknya Penanaman bibit belimbing dilakukan pada pagi atau sore hari, ketika matahari tidak bersinar terlalu terik. Adapun tahap penanaman belimbing adalah sebagai berikut :

  1. Siapkan bibit belimbing unggulan yang terbebas dari hama dan penyakit. Adapun ciri bibit yang siap ditanam di dalam pot adalah sudah berumur 6 bulan atau lebih, tinggi bibit antara 60-75 cm dan batangnya sudah berdiameter 1-1,5 cm. Bentuk batang lurus dan tidak bercambah, serta warna daun hijau mengkilap dan telah membentuk 3 hingga 5 flush.
  2. Siapkan pot berupa potongan drum bekas dengan diamter 60 cm dan tinggi 40 cm yang bagian dasarnya sudah dilubangi terlebih dahulu.
  3. Masukkan pecahan batu bata atau genting di bagian dasar pot setinggi 5 cm.
  4. Kemudian masukkan media tanam ke dalam pot hingga setengah ketinggian pot.
  5. Keluarkan tanaman dari polibag dengan hati-hati. Potong sebagian akar-akar yang berlebihan. Usahakan media tanam terbawa bersama akar tanaman.
  6. Kemudian tanam bibit tepat di tengah pot dengan posisi tegak.
  7. Setelah itu, tambahkan media tanam hingga hampir penuh, lalu padatkan bagian pangkal batang.
  8. Kemudian, siram tanaman dengan air hingga media tanam terbasahi secara merata.
  9. Selama 1 hingga 2 minggu setelah masa tanam, letakkan tanaman di lokasi yang teduh tidak terkena sinar matahari langsung. Setelah lebih dari dua minggu baru Anda dapat menempatkan tanaman di tempat terbuka dengan pancaran sinar matahari langsung.
  10. Lakukan penyiraman minimal satu kali dalam sehari.

Tips Pemeliharaan Belimbing di Dalam pot

Kunci sukses agar belimbing cepat berbuah yakni terletak pada cara perawatannya. Apabila tanaman belimbing tidak dirawat dengan baik dan benar. Maka, tanaman akan kurus, kerdil dan jarang berbuah. Beberapa hal yang perlu dilakukan dalam pemeliharaan tanaman belimbing adalah penyiraman, pemupukan, pemangkasan dan pembungkusan buah.

a. Penyiraman

Kunci sukses yang pertama adalah selalu menjaga pasokan air di dalam pot. lakukan penyiraman secara rutin, minimal satu kali dalam sehari.

b. Pemupukan

Untuk tanaman belimbing di dalam pot berikan pupuk kandang sebanyak 5 kg perbatangnya setiap enam bulan sekali. Dan untuk mempercepat pertumbuhan batang tanaman belimbing Anda dapat memberikan pupuk Npk mutiara setiap satu bulan sekali sebanyak 100 garam setiap batangnya

c. Pemangkasan

Pemangkasan perlu dilakukan untuk membentuk tajuk tanaman agar tidak saling beradu dengan tajuk tanaman lain. Pemangkasan juga bermanfaat untuk meningkatkan hasil produksi buah dan mempermudah ketika proses pemanenan berlangsung.

d. Pembungkusan Buah

Pembungkusan buah perlu dilakukan agar buah tidak terserang hama lalat buah, Pembungkusan biasanya dilakukan ketika ukuran buah sudah sebesar kelereng. Dalam satu rangkaian, pili satu buha yang bentuk dan pertumbuhannya terbaik, kemudian bungkus. Untuk bahan pembungkusannya Anda dapat menggunakan 2 lapis koran bekas yang ujung dan pangkalnya diikat.

Atau menggunakan kantong plasitik yang bagian bawahnya sudah dilubangi. Pelubangan ini bertujuan agar mencegah kelembapan tinggi di dalam kantong. Untuk pembungkusan menggunakan plastik, bagian dalamnya dilapisi dengan kertas koran, karena koran dapat menyerap uap air hasil respirasi pada buah.

e. Penjarangan Buah

Untuk memperoleh buah yang berukuran besar, penjarangan perlu dilakukan. Dengan dilakukannya penjarangan akan memaksimalkan penyerapan nutrisi dan unsur hara lainnya ke buah. Idealnya untuk satu pohon belimbing dewasa itu dipilih sebanyak 500 buah saja. Biasanya penjarangan dilakukan bersamaan proses pembungkusan buah.

f. Pengendalian Hama dan Penyakit

Pada umumnya hama yang menjadi momok pembudidaya daya belimbing adalah hama lalat buah atau lalat Docus dorsalis. Hama ini biasanya akan menyerang buah belimbing, Adapun gejala umum dari serangan hama ini adalah :

  • Terdapat bekas tusuk berwarna hitam pada kulit buah.
  • Apabila dibelah, maka akan terlihat larva yang menggerogoti daging buah.
  • Buah busuk dan rontok sebelum masak.

Untuk mengatasinya lakukan hal-hal sebagai berikut :

  • Bungkus buah ketika masih berukuran jempol tangan dengan menggunakan kertas koran atau plastik.
  • Bakar buah yang busuk dan sudah jatuh ketanah agar larva didalamnya mati.
  • Lakukan penyemprotan menggunakan bahan kimia yang bersifat sex pheromone seperti metil euganol.

Tips Supaya Belimbing Rajin Berbuah di Dalam pot

  • Supaya berbuah serempak, jangan melakukan penyiraman selama 5 hingga 7 hari ketika buah baru pentil.
  • Setelah selesai dipanen, pangkas pucuk-pucuk ranting yang patah atau mati.
  • Lakukan penyemprotan pada batang tanaman untuk merangsang buah.
  • Berikan pupuk Npk mutiara untuk mempercepat pertumbuhan buah.

Demikianlah ulasan singkat mengenai cara menanam belimbing di dalam pot. Semoga ulasan singakat ini dapat bermanfaat bagi para pembaca semua. SALAM LESTARI…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.