10 Cara Mudah Menanam Dan Merawat Nangka Mini di Pot Agar Cepat Berbuah

By | Februari 8, 2020

nangka mini

Cara Menanam Nangka Mini – Nangka merupakan tanaman berkayu keras, Secara umum ada 2 jenis nangka yang dikenali yakni nangka besar dan nangka mini, Berbeda dengan nangka besar nangka mini mengandung lebih sedikit getah dalam buahnya. Buahnya berbentuk bulat hingga lonjong, berukuran relatif besar, dan berbiji banyak. Bijinya dilapisi daging buah yang tipis hingga tebal. Pada umumnya daging buahnya berwarna kuning kemerahan, bertekstur lunak, memiliki rasa yang manis dan beraroma khas. Kulit buahnya berigi-rig tumpul dan berwarna hijau muda dan Ketika sudah matang akan berwarna kuning kehijauan.

Syarat Tumbuh

  • Idealnya nangka mini ditanam di daerah yang memiliki ketinggian maksimum 1.000 meter diatas permukaan laut.
  • Dengan suhu udara rata-rata 16-21 derajat Celcius dan maksimum 31-32 Derajat celcius.
  • Curah hujan yang dibutuhkan nangka mini sekitar 1.500-2.500 mm pertahunnya.
  • Tanaman nangka mini memperlukan kelembapan yang tinggi.
  • Terkena sinar matahari sepanjang hari.
  • Media tanam yang disukai nangka mini ialah tanahnya gembur sedikit berpasir serta mengandung unsur hara yang cukup.

Cara Menanam Nangka Mini di Pot

  1. Pemilihan bibit Yang berkualitas

Bibit yang berkualitas bagus menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dalam budidaya nangka mini ini. Pilihlah bibit yang berasal dari hasil vegetatif sambungan (okulasi) Yang memiliki daun rimbun, atau berasal dari sambungan dengan tunas grafting yang telah tumbuh minimal 50 cm dengan jumlah daun sekitar 8 helai atau sudah berumur minimum 6 bulan.

2. Menyiapkan Media Tanam

Siapkan pot yang terbuat dari drum bekas, plastik atau dari tong minyak yang memiliki ukuran besar, atau polybag besar yang memiliki ukuran diameter minimal 50  cm. Pot memang lebih baik dari polybag, pot bisa bertahan lebih lama karna memang lebih kuat, kemudian juga lebih gampang jika anda ingin memindah-mindahkan pohon jambunya.

Tetapi bagi pot yang berasal dari ember atau dari tong, jangan lupa untuk melubanginya terlebih dahulu karena memang belom ada lubangnya.

Polybag memang sedikit lebih gampang robek dibandingkan pot, apalagi jika kita tidak hati-hati dalam menggunakannya, namun polybag jauh lebih murah harganya dibandingkan dengan pot. Banyak dari petani jambu madu yang menggunakan polibag didalam berkebun sebab lebih ekonomis dan mudah didapati meskipun dalam jumlah besar.

3. Menyiapkan Pupuk Awal

Pupuk awal yang sering digunakan ialah berasal dari kotoran unggas dan hewan ternak seperti kambing dan sapi.

4. Menyiapkan Tanah

Tanah yang digunakan adalah tanah yang gembur artinya tanah humus, tanah hitam atau tanah yang sehat, Tanah humus biasanya mudah dijumpai pada pedagang yang menjual tanaman bunga. Atau tanah hitam dibelakang rumah kita, termasuk tanah bakaran yang sudah lama yang sudah menjadi tanah.

5. Menyiapkan Sekam Padi

Sekam padi, yaitu kulit padi yang telah terpisah dari padinya sewaktu selesai digiling. Sekam padi ini berfungsi untuk merenggangkan tanah. Hal ini dilakukan supaya akar pohon Nangka mini. dapat mudah untuk berkembang, artinya pohon-nya juga akan cepat tumbuh besar dan subur.

dilansir dari dewitani.com. Setelah menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan dalam menanam tanaman Kedondong maka selanjutnya yang perlu kita ketahui adalah cara menanamnya, yaitu sebagai berikut :

  • Langkah pertama dalam menanam Nangka mini di dalam pot ialah mencampurkan terlebih dahulu tanah, kompos dan sekam padi, dengan perbandingan 5 : 3 : 2. kemudian aduk hingga tercampur merata.
  • Sebelum memasukkan tanah ke dalam pot, terlebih dahulu masukkan pecahan genteng atau pecahan bata kedalam pot agar apabila pot kelebihan air ketika penyiraman akan cepat keluar dari dasar pot.
  • Setelah itu, masukkan tanah campuran tersebut ke dalam pot atau polybag dengan ketinggian 5 cm dari bibir pot. Akan tetapi apabila bibit yang ingin Anda tanam sudah besar maka tidak perlu lagi ditambah tanah dibawahnya, hal ini dilakukan agar pot atau polybag yang menjadi medianya tidak terlalu penuh isinya. Ini bertujuan supaya ruang yang masih kosong di dalam polybag atau pot dapat ditambah dengan pupuk kompos pada bulan berikutnya secara bertahap.
  • Setelah itu ambil bibit Nangka mini dan buka polybag-nya. Namun kita juga perlu hati-hati di dalam merobek polibetnya agar jangan sampai tanah pada polybag tersebut hancur, yang kemudian akan dapat menyebabkan kematian pada bibitnya.
  • Masukkan bibit yang sudah dikoyak polybag-nya ke dalam pot atau polybag yang sudah diisi tanah. Kemudian penuhkan pot atau polybag dengan tanah yang sudah dicampur setinggi tanah yang ada pada bibit atau pohon kedondong tersebut.
  • Siram tanaman dengan air secukupnya hingga media tanam menjadi basah.
  • Agar tanaman tidak goyah ketika tertiup angin, Anda dapat memasang ajir.
  • Letakkan tanam Nangka mini di tempat yang teduh hingga muncul tunas-tunas baru, setelah itu Anda dapat memindahkan ke halaman yang terkena sinar matahari langsung.

Cara Menanam Nangka Mini Di Lahan

Secara umum Nangka mini sangat menyukai tanah yang gembur, dan mengandung banyak unsur hara organik dan memiliki sistem pengairan yang baik. Idealnya tanaman ini di tanam di tanah yang mengandung keasaman tanah berikisar 6-7.

Berikut ini panduan cara menanam Nangka mini di areal lahan :

  1. Pertama-tama bersihkan lahan dari sisa-sisa gulma atau rumput yang dapat mengganggu pertumbuhan nangka mini
  2. Setelah itu, Gali lubang tanam Dengan ukuran 40 cm X 40 cm X 30 cm. Dengan jarak antar lubang 2,5 M hingga 5 M. Setiap lubangnya diberi pupuk kandang atau kompos sebanyak 5 – 10 kg.
  3. Taburi lubang dengan insektisida (Furadan) untuk mencegah gangguan rayap atau semut dengan dosis 10 – 20 gram atau 1 – 2 sendok makan per lubang tanam.
  4. Setelah lubang siap, keluarkan bibit dari polibag secara hati-hati. Usahakan tanah di dalam polybg tidak buyar atau pecah. Caranya, sobek polibag terlebih dahulu dengan menggunakan gunting atau pisau kemudia keluarkan secara hati-hati.
  5. Masukkan bibit ke dalam lubang tanam hingga batas leher akar. Kemudian timbun kembali dengan tanah bekas galian dan padatkan.
  6. Jika perlu, pasang ajir untuk mencegah batang bibit agar tumbuh tegak.
  7. Siram bibit hingga tanah menjadi basah.

Perawatan Tanaman Nangka Mini

Perawatan tanaman yang sudah ditanam harus dilakukan supaya tumbuh dan berkembang secara optimal dan berbuah lebat. Adapun perawatan yang perlu dilakukan antaralain penyiraman, pemangkasan, penyiangan, dan Pemupukan.

6. Penyiraman

Pada awal masa tanam penyiraman sayang perlu dilakukan. Karena sistem perakaran belum yang terlalu jauh. Jika tanaman sudah dewasa tanaman tidak perlu sering dilakukan penyiraman karena nangka sudah memiliki perakatan yang dalam sehingga dapat menyimpan air pada tanah yang dalam.

7. Pemangkasan 

Pemangkasan dilakukan pada bagian tanaman yang sudah tidak subur dan sudah tidak produktif lagi. Serta daun yang terlalu rimbun juga harus dipangkas untuk merangsang pertumbuhan bunga. Pemangkasan dibatasi pada penjarangan pucuk ketika pohon ditanam dan pemotongan dahan-dahan yang mengandung buah supaya mempermudah ketika pembungkusan dan pemanenan.

8. Pemupukan

Lakukan pemupukan menggunakan pupuk kandang  atau kompos setiap 6 bulan sekali. Untuk tanaman di pot berikan pupuk kandang sebanyak 3 kg per potnya. Sedangkan penanaman di lahan berikan pupuk sebanyak 15 kg per lubang tanamnya.

9. Penjarangan

Supaya memperoleh hasil yang optimal, penjaranga penting dilakukan. penjarangan dilakukan dengan memilih buah yang tumbuh dengan bentuk tidak normal serta busuk. buah seperti perlu di buang agar nutrisi tanaman untuk buah yang normla dan berkualitas.

10. Pembungkusan

Buah yang sudah besar perlu dibungkus dengan kantong, kertas semen atau karung bekas. Pembunkusan ini bertujuan agar buah terhindar dari serangan hama seperti, lalat buah, tikus, atau kelelawar.

Tips Mengatasi Buah Nangka Mudah pecah…..

nangka busuk

Buah nangka pecah ketika masak, disebapkan karena adanya perbedaan suhu yang ekstrim antara panas dan dingin. Pada kondisi panas yan ekstrim, sel buah-buah relatif kekurangan cairan karena tingginya penguapan. Sebaliknay, ketika kondisi dingin dan banyak air, penyerapan air akan meningkat sehingga elastisitas buah akan berkurang dan tidak dapat menampung kelebihan air yang pada akhirnya akan membuat buah nangka menjadi pecah.

Lantas bagaimana mengatasinya???
Untuk mengatasinya Anda hanya pelru membungkus buah dengan karung bekas. Buah yang terbunkus tidak akan banyak terkena sinar matahari. kondisi gelap akan merangsang pertumbuhan sel lebih elastis sehingga dapat menampung air lebih banyak tanpa menimbulkan pecahnya pada buah….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.