8 Manfaat Daun Beluntas Dan Cara Pengolahannya

By | Desember 8, 2019

Daun Beluntas – Tumbuhan ini berasal dari suku Asteraceae (Compositae). Di Indonesia tanaman Beluntas memiliki sebutan yang berbeda-beda, di sumatera disebut beluntas, di daerah sundah disebut dengan baluntas atau baruntas, di Jawa namanya Luntas, di Madura dikenal dengan nama baluntas, lain lagi di Makasar, masyarakat sekitarnya menyebut tumbuhan ini dengan nama Lamutasa. Sedangkan di Timor disebut dengan Lenabou.

Beluntas merupakan tumbuhan semak yang memiliki ciri fisik yakni bercabang banyak, berusuk halus, bertangkai pendek, letaknya berseling, ujung daun bulat melancip, tepinya bergerigi, warna hijau terang, berbulu lembut dan jika diremas mengeluarkan aroma harum. Pada umumnya beluntas tumbuh liar di daerah kering pada tanah yang keras dan berbatu. Tanaman ini dapat tumbuh hingga 3 meter dan seringkali digunakan sebagai pembatas kebun atau pagar pekarangan rumah. Tumbuhan ini memerlukan cukup cahaya matahari atau sedikit naungan dan banyak ditemukan di daerah pantai dekat laut sampai ketinggian 1.00 Meter diatas Permukaan laut.

Sifat Dan Khasiat

Daun beluntas berbau khas aromatis dan rasanya getir. Yang memiliki khasiat untuk meningkatkan nafsu makan, membantu pencernaan, peluruh keringat, pereda demam dan akarnya berkhasiat sebagai pelurh keringat dan penyejuk (demulcent). Sedangkan kandungan kimia yang terdapat di daun belantas yakni alkaloid, flavonoida, tanin, minyak asiri, asam chlorogenik, natrium, almunium, kalsium, magnesium dan fosfor

Secara umum daun Beluntas digunakan untuk penyakit-penyakit berikut ini.

  1. Menghilangkan bau badan dan bau mulut
  2. Menambah nafsu makan
  3. Mengobati gangguan pencernaan pada anak
  4. Mengobati TBC kelenjar
  5. Meredakan nyeri pada penderita rematik, nyeri tulang (asteodinia) dan sakit pinggang
  6. Meredakan demam
  7. Mengobati wanita yang haidnya tidak teratur
  8. dan keputihan

Cara Pengolahan daun Beluntas untuk Kesehatan

  • Menghilangkan bau badan, bau mulut dan menambah nafsu makan. Caranya, cuci bersih daun beluntas kemudian dimakan sebagai lalap mentah atau dikukus dan dimakan ketika makan nasi.
  • Gangguan pencernaan pada anak. Caranya, cuci bersih daun Beluntas kemudian dipipis. Campurkan pada bubur saring atau nasi tim. Lakukan setiap kali makan.
  • TBC Kelenjar. Daun beserta tangkai beluntas segar, ekstrak gelatin dan kulit sapi dan rumput laut masing-masing 10g, dicuci lalu dipotong-poting seperlunya. Kemudian campurkan dan ditim hingga lunak. Makan selagi hangat. Lakukan setiap hari.
  • Nyeri pada penderita rematik dan sakit pinggang. Ambil akar beluntas sebanyak 15g dicuci lalu di potong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas ai, rebus hingga lunak. Makan selagi hangat. Lakukan setiap hari.
  • Demam dan mengeluarkan keringat. Caranya, cuci bersih daun beluntas segar sebanyak 15g kemudian rebus atau dapat diseduh dengan air panas, lalu minum seperti teh.
  • Mengobati Luka. Caranya, daun beluntas segar secukupnya dicuci kemudian dipipis. Tambahkan sedikit kapur, sambil diaduk hingga merata. Balurkan pada tubuh yang luka.
  • Haid yang tidak teratur. Caranya, cuci bersih daun beluntas segar sebanyak 2 genggam. Tumbuk hingga halus. Tambahkan air matang sebanyak 2setengah gelas dan garam sebesar biji asam. Peras dan saring lalu diminum 3 kali sehari masing-masing 3 per 4 gelas.

Bac Juga :

√ 15 Manfaat Tanaman Ciplukan dan Panduan Cara Mengolahnya

√ Panduan Praktis Cara Menanam Daun Salam di Pekarangan Rumah

® Panduan Praktis Cara Menanam Brotowali di Pot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.