6 Keunggulan Insektisida Agrimec 18 EC

By | Mei 20, 2021

Agrimec 18 EC ialah insektisida yang memiliki bahan aktif Abamektin yang warna bening dan termasuk juga ke dalam kelompok akarisida.

Akarisida sebagai senyawa kimia beracun yang dipakai untuk memberantas hama tungau dan kutu-kutuan.

Insektisida Agrimec 18EC sebagai toksin yang memiliki sifat contact dan perut yang memiliki sifat akarisida. wujud dari insektisida ini ialah Emulsifiable Concentrate atau dipersingkat dengan EC

atau dalam bahasa Indonesianya ialah pekatan yang bisa di emulsikan dalam air dengan memiliki warna pekatan kuning pucat

Insektisida AGRIMEC 18EC baik dipakai untuk pengaturan hama pada tanaman seperti tanaman jeruk, cabe, apel, kacang panjang, kubis, kentang, tomat dan lainnya.

hama yang bisa dikontrol dengan insektisida ini salah satunya Thrips pada cabe, kutu daun pada apel, pengerek polong pada kacang-kacangan dan hama serangga yang lain.

Dengan menggunakan Agrimec hama yang telah tahan atau resisten pada insektisida lain sanggup dikontrol secara baik.

Dengan pemakaian jumlah yang rendah, berspektrum luas dan bisa bekerja secara translaminar insektisida ini sanggup membuat perlindungan tanaman.

Keunggulan dan Kelebihan Agrimec 18 EC

  1. Dosis rendah tapi memiliki daya kerja cepat hingga benar-benar ekonomis.
  2. Berspektrum secara luas dalam mengontrol hama.
  3. Dapat digabung dengan insektisida yang lain memiliki bahan aktif berlainan.
  4. Paling dipercaya dari dulu dalam mengatur hama tungau dan kutu-kutuan seperti trips.
  5. Tidak menghancurkan lingkungan.
  6. Aman untuk pemakai.

Tanaman, Hama sasaran dan Fosis penggunaan

  • Apel hama sasaran Kutu daun (Aphis pomi) dosis penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
  • Cabai hama sasaran Hama Thrips (parvispinus) dosis penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
  • Jeruk hama sasaran Penggerek daun (Phyllocnistis citrella) dosis penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
  • Kacang hijau hama sasaran Ulat grayak (Spodoptera litura), Perusak daun (Phaedonia inclusa), Penggulung daun (Lamprosema indicata), Penggerek polong (Etiella zinckenella), Penghisap polong (Riptortus linearis) dosis penggunaan 0,5 – 1 ml/l
  • Kacang panjang Penggerek polong (Maruca testulalis), Aphis craccivora dosis penggunaan 0,5 – 1 ml/l
  • Bunga krisan Penggorok daun (Liriomyza Chrysanthemi), Hama Thrips (parvispinus) dosis penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
  • Kelapa sawit hama sasaran Rayap tanah (Captotermes curvignathus) dosis penggunaan 1,5 – 3ml/l
  • Kentang hama sasaran Penggorok daun (Liriomyza huidobrensis), Hama Thrips (palmi) dosis penggunaan 0,25 – 0,5 ml/l
  • Kubis hama sasaran Ulat perusak daun (Plutella xylostella) dosis penggunaan 0,5 – 1 ml/l
  • Tomat hama sasaran Penggorok daun (Liriomyza huidobrensis) dosisi penggunaan 0,5 – 1 ml/l
BACA JUGA :  7 Manfaat Cabe Rawit Ungu Bagi Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.