Inilah Analisis Peluang Usaha beternak Entok 100 Ekor 

dewitani.com – Analisis Peluang Usaha beternak Entok 100 Ekor – Untuk mengetahui besarnya keuntungan yang didapat dari beternak entok. Diperlukan analisis usaha yang meliputi analisis biaya, dan analisis pendapatan. Dengan menghitung semuanya barulah kita dapat mengetahui keuntungan usaha yang kita peroleh nominalnya.

Berkut ini analisis usaha beternak entok untuk 100 ekor :

Jika di Asumsi :

  1. Usaha dimulai dengan membeli bibit entok (DOD) Entog dari peternak pembibit yang sudah terpercaya
  2. Jumlah bibit entok yang dibesarkan 100 ekor
  3. Luas kandang yang diperlukan 100 m2 ( Lebar kandang 5-7 m, dengan Panjang kandang menyesuaikan kondisi lahan)
  4. Satu periode pembesaran 3 bulan (90 hari)
  5. 1 (satu) siklus budidaya 90 hari ( 3 bulan) jadi dalam 1 tahun ada 4 (empat) periode
  6. Mortalitas (tingkat kematian) 5 %
  7. Bobot panen rata-rata 1,2 kg/ekor dengan FCR 3,0 Jadi untuk bobot panen 1,2 kg, pakan yang dibutuhkan 2,4 kg/ekor
  8. Pakan yang digunakan adalah pakan komersial, pakan adukan sendiri (self mixed feed) dedak padi dan eceng gondok
  9. Lahan milik sendiri dan peternakan dikelola sendiri

Biaya

Biaya Tetap

 No Jumlah Biaya Harga (Rp) Umur Ekonomi (Tahun) Penyusutan
1 Tahun 1 Periode
1 Kandang pembesaran ukuran 100 m2 5.000.000,- 5 1.000.000,- 250.000,-
2 8 buah Feeder Tray Rp 20.000,- 160.000,- 5 32.000.- 8.500,-
3 20 buah tempat pakan  kapasitas 5 Kg Rp.20.000,- 400.000,- 5 80.000,- 20.000,-
4 20 buah Tempat Minum Kapasitas 2 gallon  Rp 22.000,- 440.000,- 5 88.000,- 22.000,-

 

Jumlah 6.000.000,- 1.200.000,- 300.500,-

Biaya Variabel per Periode

No Jenis Biaya Satuan Jumlah Harga Satuan (Rp) Total Biaya (Rp)
1 DOD Entog Ekor 100 10.000,- 1.000.000,-
2 Pakan Starter Karung/50 Kg 1,2 (60 kg) 380.000,-    418.000,-
3 Pakan Dedak Karung/50 Kg 8 125.000,- 1.000.000,-
4 Vaksin, vitamin, obat-obatan, sekam & gas Elpiji Per ekor 750,- 75.000,-
Jumlah 2.493.000,-
  Analisa Keuntungan Budidaya Pembenihan Belut

Keterangan :

  1. Kebutuhan 1,2 karung pakan starter @50 Kg merupakan konsumsi bibit entok selama 1 bulan pertama yaitu 0,6 Kg/ekor x 100 ekor = 60 Kg (1,2 Karung).
  2. Kebutuhan 8 karung pakan (Dedak) @50 Kg merupakan konsumsi entog dari pembibitan hingga panen yakni 1,2 kg /ekor x 100 ekor = 400 kg (8 karung).

Angka 2,4 Kg diperoleh dari kebutuhan pakan 3 kg/ekor dikurang konsumsi bibit entok masa Starter 0,6 kg/ekor.

Biaya Total

Biaya Total = Biaya Tetap + Biaya Variabel

= Rp 300.500,- + Rp 2.493.000,-

= Rp 2.793.500,-

Simak Juga : Analisis Keuntungan Usaha Pembenihan Lobster Air Tawar

Penerimaan

Penerimaan = Volume Produksi X Harga Jual (Kita Asumsika Harga jualnya Rp.40.000)

Maka = 100 ekor (berat rata-rata 1,2 kg) X Rp. 40.000

= 4.800.000-

Laba kotor yang diperoleh sebesar Rp. 4.800.000-

Penerimaan dalam Satu kali priode

Laba per Periode = Penerimaan – Biaya total

= Rp 4.800.000,- Rp 2.793.500,-

= 2.006,500,-

Jadi setiap satu priode (3 Bulan) masa beternak entok Kita akan memperoleh keuntungan sebesar Rp.2.006.500.

Laba per Tahun = Laba per Periode x 4 Periode

= Rp. 2.006.500,- x 4 Periode = Rp 8.026.000,-

Selama satu tahun beternak entok Kita memperoleh laba bersih sekitar Rp. 8.026.000-

Menguntungkan bukan.

Demikian Pembahasan mengenai Analisis Peluang Usaha beternak Entok 100 Ekor. Semoga bermanfaat…

Leave a Comment

error: This content is protected by DMCA