Cara Menjinakan Burung Betet Liar

By | Desember 12, 2020

Cara ini memang sudah sering dilakukan oleh para pencinta burung, baik itu burung paruh bengkok atau pun burung kicau, sebab cara menjinakan dengan metode ini terbilang ampung, efektif dan tidak sulit.

Perlu Anda ketahui, cara menjinakan burung betet atau burung kicau lainnya memang memperlukan kesabaran sebab, masing-masing burung memiliki karakter yang berbeda-beda satu sama lain.

Berikut ini cara menjinakan burung betet liar :

Mandikan

Untuk menjinakan burung betet liar, langkah pertama yang dapat anda lakukan ialah dengan memandikan dengan cara disemprotkan hingga basah kuyup.  Tidak jadi masalah ia kewalahan ke sana-kemari waktu disemprotkan. Benar-benar basah kuyup sampai menggigil kedinginan dan tidak kewalahan kembali. Diamkan dahulu ia di karamba, sampai bulu cukup kering. Tetapi kadang saya terburu-buru untuk kekantor, masukan langsung ke sangkar tidak apa-apa, dan menggantung di tempatnya.

Keluarkan Burung Dari Kandang

Kandang tertutup kurang efisien untuk melulutkan burung betet. Seharusnya pakai kandang terbuka dengan mengandalkan rantai selaku pengamannya.

Bila burung betet anda benar-benar liar, seharusnya ditempatkan dalam tempat ramai atau sisi rumah yang kerap dilalui angkota keluarga.

Ini supaya burung betet terlatih dengan manusia.

Jangan malah digantung dalam tempat terselinap sebab Anda takut burung kewalahan.

Bila betet terlihat takut/grogi seharusnya ditempatkan cukup tinggi sepanjang seminggu selanjutnya status cukup di turunkan.

Kerjakan sepanjang seminggu, turunkan kembali, seminggu kedepan turunkan kembali sampai status normal.

Percepat rasa lapar Burung betet

Di saat basah kuyup betet akan berasa lapar bukan lantaran kekurangan gizi, beda kan jika kita benar-benar menyengaja tidak memberikan pakan burung secara teratur atau cukup, yang dalam masalah ini burung benar-benar kekurangan seluruh betet. Jika dengan memandikan, karena itu rasa lapar cuman karena ia kebanyakan membakar karbohidrat untuk memanasi badan.

Dekati Sangkar Burung

Sebelumnya pemilik harus dekati kurungan burung secara perlahan tiada membuat bunyi keras apa saja. Jauhi contact mata jika burung memiliki sifat penakut agar tidak berasa seakan-akan sedang diintai pemangsa.

Bila betet coba menggigit, beterbangan dalam kurungan, atau menunjukkan perilaku mencolok/ketidaknyamanan atas kehadiran manusia, latihlah agar terlatih dengan pemilik.

Keluarlah dari ruangnya dan bersembunyi. Selanjutnya, masuk kembali lagi. Waktu burung mulai menunjukkan tanggapan kurang tenteram, berhenti sajalah bergerak dan diam dalam tempat berdiri. Jangan mendekati burung dan nantikan sampai tenang.

Lalu, berjalanlah kembali lagi. Jika burung masih cemas stop dan diamlah sampai berasa tenang. Pemelihara kemungkinan harus bertindak ini berulang-kali sampai dapat dekati kurungannya.

Beri Makanan Kegemaran

Memberi training betet adalah poin penting agar terlatih bergaul. Untuk pilih type kudapan kegemarannya, coba memberi berbagai macam type kacang-kacangan, buah-buahan fresh dan kering, dan beberapa bijian.

Betet baru kemungkinan belum terlatih pada beberapa type makanan ini, jadi sempatkan beberapa saat untuk pilih kudapan kegemarannya. Kemudian, jangan beri makanan itu selaku sisi sajian setiap hari. Taruh untuk digunakan saat memberi kepelatihan.

Pakai Latihan Sasaran Supaya Burung Kembali lagi Ke Sangkar

Langkah awal dari latihan sasaran adalah membiasakannya makan dari tangan. Pemelihara kemungkinan memerlukan waktu beberapa menit sampai beberapa minggu. Datangi salah satunya segi kurungan dan persiapkan makanan pada tangan, seterusnya nantikan sampai peliharaan tiba dan mengonsumsinya.

Sesudah betet terlatih makan dari tangan, pakai clicker. Bunyikan clicker pas saat sebelum tawarkan makanan dari tangan. Kerjakan kapan saja peliharaan ingin agar terlatih dengar bunyi click saat sebelum makan.

Pakai tongkat sasaran (sumpit atau pasak) agar betet terlatih beralih ke tempat-area spesifik dalam kurungan. Mulai dengan mengenalkan tongkat itu.

Diamkan betet dekatinya, seterusnya suarakan clicker dan beri pakan. Latihlah untuk dekati tongkat kapan saja dengan sistem ini. Jika kehilangan keterpikatan pada tongkat, itu berarti kemungkinan peliharaan sedang kenyang. Nantikan sampai kembali lagi lapar untuk meneruskan training.

Pakai tongkat sasaran untuk mengajar betet naik ke tangan atau tempat menempati pada bendayang digenggam pemilik. Selanjutnya pemilik bisa memberi training di luar kurungan atau memerintahnya keluar agar bisa lakukan pembersihan kurungan itu.

Seluruh sesion latihan harus singkat (seputar 10 sampai 15 menit ). Latih betet cuman satu atau 2x satu hari.

Jinakkan Burung Supaya Ingin Digenggam

Banyak betet suka dibelai dan disentuh. Tempat pertama untuk mengawalinya adalah pada paruhnya. Sesudah terlatih dipepet tangan ( tidak coba menggigit), itu berarti hewan ini sudah sanggup disentuh.

Gerakkan tangan pelan-pelan dekati paruhnya. Jika keliatannya akan menggigit, cepatlah stop. Biarkan tangan sampai betet tenang. Bila masih diam waktu pemilik mentempelkan tangan ke paruhnya, ambil kembali lagi tangan dan beri makanan.

Kerjakan cara yang serupa dalam mengetes sentuh tubuhnya. Dekatkan tangan menuju badan betet dengan pelan-pelan. Jika terlihat tidak suka, berhenti sajalah dan nantikan sesaat. Mendekati secara step untuk step. Sesudah dapat menggenggamnya, beri makanan.

Latihlah Bicara

Beberapa type betet lebih sanggup “mengobrol” dibanding lainnya, tetapi seluruh betet memiliki tenaga anatomi untuk mengikuti perkataan manusia. Lepas dari berapa sanggupnya belajar mengikuti, bicara padanya adalah poin penting untuk menjaga kesehatan emosional burung. Yakinkan dikerjakan dengan kerap.

Katakan nama beberapa benda: waktu memberikan makan spesifik, katakan “apel” atau “pisang”.

Sambungkan beberapa kata dengan perlakuan. Waktu masuk di ruangnya, katakan “halo, alex” (atau siapa saja nama pemilik) atau “selamat pagi!”. Waktu tinggalkan ruang, katakan “selamat tinggal!” Atau “selamat malam”.

Burung tipe benar-benar mencintai dengarkan pembicaraan atau dapat dibawa bicara dangan satu arah, nyanyian, bunyi tv waktu melihat satu acara, atau musik.

Beberapa betet sanggup tangkap banyak frasa, jadi berhati-hatilah agar tidak mencaci atau berteriak disekelilingnya – terkecuali benar-benar pengin peliharaan mengulang kalimat yang kasar.

Pahami Bahasa Badan Burung

Biasanya betet dengan sikap badan yang tegak dan bulu yang berdiri sedang takut atau kuatir. Bulu-bulu yang sedikit berkerut dan tenang menunjukkan sedang suka.

Burung yang menempati pada satu kaki dengan bulu-bulu yang ditebalkan kemungkinan sedang kurang sehat. Bila seluruh bulunya berdiri tegak, itu berarti sedang membujuk atau siap beradu. Beberapa betet mungkin saja menggoyahkan pengecap atau paruhnya ke atas dan ke bawah waktu menyaksikan suatu hal yang dicintainya.

Dengan panduan langkah menjaga betet supaya cepat jinak yang ada di atas mudah-mudahan jadi informasi yang berguna untuk anda seluruh, oya kami berikan ke anda pun awalnya mengenai harga burung betet komplet anda saksikan di sini ya. Admin panduan menjaga burung dan harga burung akan sampaikan lagi tiap hari untuk menjaga burung buat kinau mania.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.