Cara Panen Sarang Walet Yang Benar

By | November 2, 2019

Supaya pembudidayaan walet memberikan keuntungan yang sebesar-besarnya, sarang harus dipanen pada waktu yang tepat dengan menggunakan sistem panen yang benar. Apabila sarang tidak dipanen, maka sarang tersebut akan digunakan oleh burung secara berulang-ulang untuk bertelur hinga sarang tersebut kotor, rusak dan tidak dapat digunakan lagi.

sarang burung walet yang baru dipanen

Oleh sebab itu pemiliki rumah walet harus menggunakan suatu sistem pemanenan yang paling efisian. Mereka harus memperhatikan beberapa hal penting yang berhubungan dengan pembiakan burung walet.

Waktu Memanen Sarang Burung Walet

Waktu ideal dalam memanen sarang burung walet adalah enam bulan sekali. Dengan dipanen 6 bulan sekali akan memungkinkan burung untuk berkembang biak secara alami. Mereka dapat bergenerasi lebih cepat dan hasil panennya lebih memuaskan.

Selain itu memanen 6 bulan sekali, Anda juga dapat memanen sarang walet tiga bulan sekali. Jenis pemanen ini juga banyak digunakan oleh para pemiliki rumah walet, sebab masa tiga bulan merupakan saat yang tepat bagi burung walet unutk membuat sarang baru.

Apabila sarang-sarang yang sudah selesai digunakan lagi oleh burung walet untuk berkembang biak. Dan si pemilik rumah walet akan rugi apabila sarang-sarang yang sudah penuh ini tidak dipanen.

Cara Memanen Sarang

Beberapa alat yang dibutuhkan untuk memanen sarang walet adalah sebagai berikut :

  1. Tangga lipat yang ringan dan praktis unutk menjangkau sarang pada sirip
  2. Headlamp yang digunakan khususnya untuk menyorot sarang yang akan dipanen
  3. Sprayer untuk membasahi sarang supaya sarang itu lebih mudah untuk dilepaskan dari sirip, dan juga untuk mencegah agar sarang tidak retak atau pecah ketika dipanen.
  4. Scaraper untuk melepaskan sarang dari sirip.
  5. Keranjang untuk mengumpulkan sarang yang sudah dipanen.

Cara memanen sarang adalah sebagai berikut :

Sarang sebaiknya dipanen mulai dari satu ruangan ke ruangan lain supaya tidak banyak mengganggu burung di rungan lain. Kemudian para pemetik dengan headlamp pada kepala mereka menaiki tangga itu untuk memeriksa dan memilih sarang yang sudah dapat dipanen.

Kemudian sarang yang akan dipanen disemprot dengan air. Untuk mempermudah dalam mengambil sarang.

Para pemetik kemudian memegang sarang yang akan dipanen denggan satu tangan dan melepaskan sarang itu menggunakan scraper dengan tangan lainnya.

Sarang yang sudah dilepaskan kemudian dikumpulkan ke dalam keranjang yang diikatkan pada punggung para pemetik.

Simak Juga :

5 Rahasia Sukses Budidaya Burung Walet

5 Jenis Burung Walet Paling Dicari Di Indonesia

Khasiat dan Kegunaan Sarang Burung Walet Untuk Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.