6 Cara Merawat Anggrek Vanda Yang Hampir Mati

By | Januari 11, 2020

Cara Merawat Anggrek Vanda. Dikalangan pencinta tanaman hias, Anggrek vanda merupakan salah satu jenis anggrek yang sangat pupuler dan banyak banyak peminatnya. Keindahan dan kecantikan anggrek Vanda banyak dipuji-puji banyak orang. Pada saat ini saja, sudah terdapat lebih dari 40 spesies vanda yang sudah dikenali. Seperti, Vanda tricolor, vanda teres yang berdaun pensil, vanda miss koaquim, vanda hookeriana, dan lain sebagainnya.

anggrek vanda

Dibandingkan jenis anggrek lainnya, anggrek vanda memiliki variasi bunga, mulai dari bentuk, warna dan ukuranya hal inilah yang membuat anggrek ini banyak yang menyukainnya. Bentuk bunga yang bervariasi menambah nila plus tanaamn ini. Mahkota bunga ada yang berbentuk bulat, oval, lancip dan ada juga yang saling bertumpuk. Warna bunganya juga beranekaragam, dari warnya yang terang hingga warna-warna yang lembut. Untuk ukura bunganya ada yang berukuran kecil dan juga ada yang besar.

Cara Merawat Anggrek Vanda

Sebenarnya, untuk perawatan tanaman anggrek vanda tidaklah begitu sulit, asalkan kebutuhan tanaman tersebut dapat terpenuhi. Faktor iklim merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan. Misalnya, Sinar matahari yang terlalu banyak dan panas tidak terlalu disukai oleh beberapa jenis anggrek vanda. Akan tetapi di beberapa jenis tertentu justru memperlukan sinar matahari penuh.

Untuk lebih jelasnya berikut ini kami sajikan 5 hal seputar merawat anggrek vanda :

  1. Mengetahui Syarat Hidupnya

Secara umum Anggrek vanda dapat hidup dengan baik jika ditanam di daerah Yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin alias sedang-sedang saja.. Jika suhu udara terlalu panas dapat menyebabkan tanaman anggrek vanda mudah terbakar. Dan lama kelamaan akan mati. Sedankan jika suhu udara terlalu dingin biasanya anggrek akan berukuran kecil dan tidak jarang bunganya tidak mau mekar.

Adapun suhu ideal sesuai dengan syarat hidupnya adalah  sekitar 25 – 29 derajat celcius.

Untuk kelembapannya, tanaman ini termasuk kedalam tanaman anggrek yang membutuhkan kelembapan tinggi, Kelembapan yang dibutuhkan anggre vanda sekitar 70 – 85 %. Kelembapan udara yang tinggi sangat diperlukan oleh anggrek ini karena tanaman ini tidak memiliki umbi semu dan hanya sedikit menyimpan air. Akibatnya kebutuhan kelembapan udara lebih banyak daripada tanaman lainnya.

Supaya anggrek vanda tetap dalam kondisi yang lembab, maka lokasi tanam sebaiknya dibuat agak mirip dengan habitat aslinya sepeti membuat kolam-kolam air di sampingnya.

2.  Memberikan tempat Naungan atau pelindung

Seperti sudah kami jelaskan di atas, tanaman anggrek vanda membutuhkan penyiranan sinar matahari terutama pada pagi dan sore hari. Tanpa adanya sinar matahari maka akan dapat menghambat proses fotosintesi pada anggrek ini.

Untuk peletakkannya sebaiknya anggrek vanda jangan diletakkan tidak di bawah sinar matahari langsung, usahakan letakkan anggrek vanda di tempat yang ada naungannya atau pelindungnya. Hal ini bertujuan agar cahaya matahari tidak membakar daun anggrek vanda. Selain itu dengan ada naunganya ini akan mengurangi resiko bunga menjadi rusak akibat hujan deras.

Walaupun anggrek vanda diberikan naungan. bukan berarti anggrek ini harus tertutup penuh di sisi kiri dan kanannya. Anggrek ini perlu diletakkan di tempat yang mempunyai sirkulasi yang baik.

3. Melakukan Penyiraman Secara Rutin

Seperti sudah dijelaskan diatas, tanaman ini memperlukan kelembapan yang tinggi, oleh sebab itu agar selalu dalam kondisi lembab kita perlu melakukan penyiraman secara rutin. Penyiran anggrek vanda dapat dilakukan sebanyak 2 kali dipagi dan sore hari tergantung curah hujan yang ada.

4. Memasang Ajir

Tanaman anggrek vanda memiliki tektur batang yang tidak terlalu keras, oleh sebab itu untuk menopang beban daun dan bunganya Anda perlu memasang ajir atau penyangga pada tanaman ini. Anda dapat menggunakan bahan bambu atau kawat sebagai ajirnya. Ikat batang anggrek ke ajir dengan menggunakan tali supaya tidak mudah lepas.

5. Memberikan pupuk

Salah hal terpenting dalam perawatan anggrek adalah memberikan pupuk. Untuk anggrek yang masih muda sangat membutuhkan pupuk yang mengandung Unsur Nitrogen yang tinggi, Kandungan nitrogen pada pupuk  akan mempercepat pembentukan sel-sel baru, khususnya untuk pertumbuhan batang dan daun.

Salah satu ciri tanaman anggrek kekurangan nitrogen adalah penampilan daun memucat dan pertumbuhannya melambat.

Adapun idealnya pemberian pupuk pada tanaman anggrek vanda dilakukan melalui daun. Karena, penyerapan pupuk melalui daun ini lebih efektif dibandingkan dengan melalui akar.

Sedangkan, pupuk yang mengandung fosfor tinggi sangat diperlukan pada tanaman anggrek venda yang sudah dewasa. Kandungan fosfor pada pupuk berguna untuk mempercepat pembungaan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut Anda dapat menggunakan pupu anorganik atau sering juga di sebut pupuk bunga atau pupuk Npk anggrek. Adapun cara penggunaannya cukup mudah, Pertama-tama larutkan 1 sendok Npk anggrek kedalaan air 5 liter. Aduk-aduk hingga tercampur merata. Kemudian semprotkan ke daun-daun anggrek vanda. Terutama pada bagian bawah daun. Untuk lebih maksimal semprotkan juga pada akar-akarnya.

Lantas berapa kali idealnya penyemprotan dilakukan ?

Idealnya penyemprotan pupuk dilakukan 1 hingga 2 minggu sekali. Pada waktu pagi atau sore hari setelah dilakukan penyiraman tanaman.

Selain anorgani anda juga dapat menggunakan pupuk organik, Seperti menggunakan sisa air cucian beras, kulit bawang merah dan pecahan kulit telur.

6. Pengendalian Hama dan Penyakit

Untuk mencegah tanaman terserang hama penyakit Anda hanya harus selalu menjaga areal tumbuh tanaman selalu sehat, bersih, ada pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik.

Apabila tanaman anggrek vanda sudah terserang hama seperti hama kumbang kuning sebaiknya lakukan pengendalian dengan cara menyemprotkan pestisida dengan Decis yang dilakukan sejak munculnya primordia bunga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.