Penyebab Gigi Transmisi Mobil Loncat

By | September 19, 2020

Transmisi merupakan bagian dari rangkaian system pemindah daya, terletak setelah system kopling, ia memiliki fungsi sebagai penerus putaran mesin dari kopling ke poros propeller sesuai dengan kebutuhan kecepatan pengemudi, serta memungkinkan kendaraan dapat berjalan mundur.

Ada kalanya, transmisi mobil kita ngadat. Misalnya, tuas perseneling balik ke netral saat perpindahan dari gigi dua ke tiga. Yang pasti, gejala itu tidak akan terjadi pada mobil yang sehat. Ini menandakan ada yang tidak beres pada transmisi mobil. Ada beberapa sebab yang bisa menyebabkan gigi tiga bisa lompat ke netral.

Ada kalanya, transmisi mobil kita ngadat. Misalnya, tuas perseneling balik ke netral saat perpindahan dari gigi dua ke tiga. Yang pasti, gejala itu tidak akan terjadi pada mobil yang sehat. Ini menandakan ada yang tidak beres pada transmisi mobil. Ada beberapa sebab yang bisa menyebabkan gigi tiga bisa lompat ke netral.

  1. Mungkin saja rasio gigi tiga tersebut rusak, patah atau terkikis. Sehingga meski sudah masuk, gigi mobil tidak mau maju. Lebih baik informasikan secara detail penyebabnya ke bengkel.
  2. Kemungkinan pernah terjadi hentakan power sangat kuat sehingga bisa merusak rasio gigi tiga menjadi hancur. Kalau gigi rasio ini hancur atau gunduI jelas tidak akan meneruskan gerakan gear ke roda

3.Bisa juga sinkromes yang rusak sehingga gigi tidak dapat masuk atau lompat dan mobil tidak dapat melaju pada gigi tiga.

  1. Mounting atau karet dudukan transmisi rusak. Sehingga terjadi goyangan cukup kuat saat mesin dihentak. Goyangan ini bisa saja menggeser tuas transmisi ke posisi netral karena mentok dengan dak bawah kabin.
  2. Hub slip pada sistem sinkronisme sudah aus. Sehingga hub yang tugasnya sebagai penahan kalau gigi masuk tidak dapat berfungsi karena aus ,Jadi Kalau sudah aus, tidak bisa menahan lagi dan gigi pun lompat ke netral
  3. Penyebab dari detent ball, bola seperti peluru ini ada pada mekanisme tuas persneling dan garpu pemindah sinkromes. Tugasnya menahan tuas saat perpindahan gigi dan pada tuas, ada lubang-Iubang khusus yang berbentuk bulat. Ketika memasukkan gigi, bola tersebut akan mengunci ke dalam lubang itu. Detent ball sendiri sudah siap pada saluran gerak tuas dan siap mengancing jika ada dorongan per di belakangnya. Kalau bola sudah pecah atau aus, tidak bisa menahan tuas lagi,dan gigi akhirnya bisa lompat .

Hal ini memang perlu membongkar transmisi untuk memperbaikinya. Namun tidak perlu bengkel canggih untuk bisa mengerjakannya yang jelas bengkel tersebut sudah ada kredibilitas untuk pengerjaan tersebut. Karena konstruksi transmisi manual relatif tidak banyak perubahan dari tahun ke tahun sistem kerjanya pun sama saja , Asal bengkel tersebut memiliki kemampuan dalam pengadaan suku cadang, pasti bisa mengerjakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.