Prosedur Mengoprasikan Traktor Tangan

By | September 13, 2020

Traktor pertanian diartikan untuk satu kendaraan yang memiliki daya penggerak sendiri, minimal memiliki satu kutub roda yang direncanakan untuk menarik dan menggerakan alat/mesin pertanian. Atas fundamen bentuk serta ukuran traktor, karena itu traktor pertanian bisa dibagi jadi tiga tipe, yakni : traktor tangan,traktor mini serta traktor besar.

1) Traktor tangan

Traktor tangan (hand tractor) ialah sumber penggerak dari implemen (perlengkapan) pertanian. Umumnya traktor tangan dipakai untuk memproses tanah. Tetapi sebetulnya traktor tangan ini adalah mesin yang serba buat, sebab bisa dipakai untuk tenaga penggerak implemen lainnya, misalnya : pompa air, alat prosesing, trailer, dan sebagainya.

Traktor tangan adalah traktor pertanian yang cuma memiliki satu kutub roda (beroda dua). Traktor ini memiliki ukuran panjang sekitar 1740 – 2290 mm, lebar sekitar 710 – 880 mm serta dayanya sekitar 6 – 10 HP. Untuk daya penggerak intinya memakai motor diesel silinder tunggal.

2) Kategorisasi Traktor Tangan

Traktor tangan (hand tractor) adalah sumber penggerak dari implemen (perlengkapan) pertanian. Umumnya traktor tangan dipakai untuk memproses tanah. Tetapi sebetulnya traktor tangan ini adalah mesin yang serba buat, sebab bisa dipakai untuk tenaga penggerak implemen lainnya, misalnya : pompa air, alat prosesing, trailer, dan sebagainya.

Berdasar tipe bahan bakar yang dipakai, traktor tangan bisa dipisah jadi tiga tipe, yakni :

  • Traktor tangan memiliki bahan bakar Solar
  • Traktor tangan memiliki bahan bakar bensin
  • Traktor tangan memiliki bahan bakar minyak tanah (kerosin)

Berdasar besarnya daya motor, traktor tangan bisa dipisah jadi tiga tipe, yakni :

  • Traktor tangan memiliki ukuran kecil, tenaga penggeraknya kurang dari 5 ponsel.
  • Traktor tangan memiliki ukuran sedang, tenaga penggeraknya di antara 5 – 7 ponsel
  • Traktor tangan memiliki ukuran besar, tenaga penggeraknya di antara 7–12 ponsel

Prosedur Mengoprasikan Traktor Tangan

1. Mengecek Traktor Tangan Sebelum Dioperasionalkan

Kontrol Traktor tangan adalah sisi dari persiapan traktor sebelum dioperasionalkan. Kontrol traktor sebelum operasi penting. Diinginkan adanya kontrol ini situasi traktor bisa diketahui semenjak awal, hingga perlakuannya tidak susah.

Ada banyak hal dari sisi traktor yang penting dilaksanakan kontrol, baik dengan cara teratur, atau dengan cara periodik, yakni:

Mengecek bahan bakar

Bak harus tetap terisi cukup bahan bakar. Bak yang kosong akan menyebabkan udara masuk di aliran bahan bakar, hingga traktor sulit dihidupkan. Bak yang didiamkan kosong di saat traktor disimpan akan menyebabkan berlangsungnya pengembunan. Lama kelamaan air hasil pengembunan akan makin banyak tertampung di bak. Jika air ini masuk ke ruangan pembakaran dapat menghancurkan motor. Kontrol bahan bakar bisa disaksikan dari selang penduga yang ada di samping bak bahan bakarsecara teratur (harian).

Kontrol bahan bakar Mengecek oli mesin

Beberapa bagian yang bersinggungan, perlu dikasih pelumas, supaya tidak muncul gesekan serta panas. Ada bagian-bagian dari traktor tangan yang penting dilumasi, yakni :

  • Sisi dalam motor : Oli motor ditampung dalam karter, serta bisa dicheck dengan tongkat penduga. Cukup tidaknya serta kotor tidaknya oli perlu diperiksasecara teratur (harian).
  • Gigi transmisi : Sama juga dengan oli motor, oli gigi transmisi perlu dicheck dengan cara teratur (harian).

Kontrol oli mesin

Mengecek skema pendingin (air radiator).

Umumnya motor traktor memakai skema pendingin air untuk pendingin, baik type radiator atau kondensor. Check air serta kebersihan ram radiator.

Mengecek saringan bahan bakar (tiap 25 jam kerja)

Mengecek saringan bahan bakar Tipe traktor yang umum dipakai ialah motor diesel. Bahan-bakar yang masuk di dalam ruangan pembakaran harus benar-benar bersih. Bahan bakar yang kotor akan menutup lubang nozel. Kotoran yang mengendap umumnya dicheck pada mangkok gelas. Untuk mengecek komponen saringan, kran bahan bakar harus ditutup terlebih dulu, sebelum buka mangkok gelas.

Mengecek saringan udara

Traktor biasa kerja di tempat yang penuh debu, hingga udara yang disedot motor relatif kotor. Saringan udara harus pada keadaan baik, agar memfilter udara dengan prima. Saringan udara traktor tangan banyak yang memakai type basah. Saringan dibuka serta dicheck kebersihan saringan kawat dan ketinggian permukaan serta kebersihan oli.

Mengecek saringan udara Mengecek tuas kendali/kontrol.Semua tuas kendali/kontrol harus bekerja secara baik.Dengan beroperasinya tuas kontrol secara baik, operator bisa menjalankan secara baik juga. Ada banyak tuas kontrol yang dapat ditata gerak bebasnya, misalnya: Kopling penting, rem, kopling kemudi, serta gas.

Kontrol Tuas Kopling Kemudi Mengecek desakan ban

Desakan ban harus standar (+- 16,5 psi). Jangan begitu keras atau kempes. Desakan ke-2 ban harus juga sama supaya setimbang di saat digerakkan.

Kenampakan ban Mengecek Oli Transmisi

Seperti dengan oli mesin, jika oli transmisi harus juga tetap dicheck sebelum alat atau mesin itu dioperasionalkan. Beberapa bagian transmisi terbagi dalam beberapa roda gigi susun yang penting dikasih pelumas, supaya tidak muncul gesekan serta panas.

Tempat kontrol oli transmis Mengecek implemen

Implemen yang akan dioperasionalkan harus benar-benar siap. Kelengkapan implemen perlu dicheck. Sisi implemen yang bergerak, perlu dikasih pelumas, supaya pergerakkannya optimal serta tidak ada kemacetan.

Mengecek mur-baut (tiap 25 jam kerja)

Semua mur-baut serta pengikat lainnya harus dicheck. Bila didiamkan lembek akan menyebabkan kerusakan yang bertambah berat. Beberapa bagian traktor bisa terlepas atau patah.

Mengecek V-belt

Kemelut V-belt harus pas. Belt yang digunakan lumayan lama akan mengembang hingga belt akan lembek. Belt yang lembek akan memunculkan slip, sedang yang begitu kuat akan gampang rusak serta menghalangi putaran mesin. Kontrol V-belt harus dilaksanakan tiap hari sebelum mesin digerakkan.

Kontrol V-belt

Mengecek belt kipas radiator (fan belt)

2. Langkah Hidupkan serta Mematikan Traktor Tangan

Beberapa, traktor tangan memakai motor diesel untuk tenaga penggerak serta dihidupkan dengan diengkol. Penggunaan kutub engkol ditujukan supaya traktor tangan bisa tambah murah harga, serta relatif bertambah awet dibandingkan dengan skema starter lainnya.

Di bawah ini akan diterangkan beberapa langkah penting dalam hidupkan serta mematikan traktor tangan, dan maksudnya.Banyak hal yang penting diingat sebelum hidupkan traktor tangan :

  1. Traktor diletakkan pada lokasi yang datar, dengan ventilasi udara yang baik.
  2. Traktor telah dicheck serta pada keadaan baik.
  3. Banyak hal yang penting diingat di saat serta sesudah mematikan traktor tangan :
  4. Gas tak perlu dinaik-turunkan saat akan dimatikan
  5. Jangan terburu-buru dalam mematikan motor
  6. Semua tuas pada keadaan netral

Langkah hidupkan traktor tangan :

  1. Tuas kopling penting diposisikan “OFF” atau “rem”, hingga traktor tidak berjalan di saat dihidupkan.
  2. Untuk keamanan, semua tuas persneling pada tempat netral.
  3. Membuka kran bahan bakar, hingga berlangsung saluran bahan bakar ke ruangan pembakaran Kran Bahan Bakar
  4. Gas dibesarkan pada tempat “start”, hingga ada saluran bahan bakar (solar) yang lumayan banyak di ruangan pembakaran.
  5. Tempat Tuas Kopling Penting, Tuas dekompresi ditarik dengan tangan kiri, untuk hilangkan desakan di ruangan pembakaran di saat engkol diputar.
  6. Engkol starter mesin, Engkol dimasukkan pada kutub engkol, lantas putar engkol searah jarum jam seringkali, supaya oli pelumas bisa mengalir ke atas melumasi beberapa bagian traktor. Umumnya diperlengkapi dengan indicator oil, untuk memperlihatkan ada saluran pelumas di engine.
  7. Bebaskan tuas dekompresi, untuk membuahkan desakan, sesaat engkol tetap diputar sampai motor hidup
  8. Setelahmotor hidup, engkol akan lepas sendiri dari kutub engkol. Ini karena bentuk pengait engkol yang miring.
  9. Geser tempat tuas gas pada tempat “idle” atau stasioner
  10. Tanda oil,Hidupkan motor tanpa ada beban kira-kira semasa 2-3 menit, supaya proses pelumasan bisa berjalan baik
  11. Traktor siap untuk dioperasionalkan

Langkah Mematikan Traktor Tangan

  1. Bebaskan beban motor
  2. Kecilkan gas pada tempat “idle” atau stasioner, hingga putaran mesin akan perlahan, semasa 2-3 menit.
  3. Geser tuas gas pada tempat “setop”, sampai motor mati sebab tidak ada saluran bahan bakar ke ruangan pembakaran.
  4. Tutup kran bahan bakar

Arah tuas gas pada tempat setop Langkah Jalankan Traktor Tangan

Agar bekerja, implemen harus ditarik oleh traktor. Baik tidaknya hasil operasi implemen, benar-benar bergantung oleh kekuatan operator jalankan traktor.

Ada dua jenis kekuatan dalam jalankan traktor, yakni :

a. Jalankan traktor di jalanTraktor disambung dengan trailer, bermanfaat untuk mengusung barang, dalam ini termasuk untuk mengusung implemen dari bengkel/garasi ke tempat.

Jalankan Traktor dija Tingkatan langkah jalankan traktor :

  1. Hidupkan mesin traktor sesuai posisi langkah hidupkan traktor tangan.
  2. Tekankan traktor siap untuk digerakkan.
  3. Gerakkan tuas persneling penting pada tempat maju (1, 2, 3 serta R).
  4. Selanjutnya geser tuas gas pada tempat jalan (1/2 dari tempat seutuhnya).
  5. Turunkan tuas kopling penting pada tempat “ON” dengan cara perlahan.
  6. Bertepatan dengan turunnya tuas kopling penting, karena itu traktor akan maju/jalan dengan cara perlahan.

Untuk mengubah kecepatan jalannya traktor bisa dilaksanakan dengan :

  • Tarik tuas kopling penting pada tempat “OFF”.
  • Alihkan tempat tuas persneling penting pada tempat yang diharapkan.
  • Selanjutnya turunkan kembali lagi tuas kopling penting pada tempat “ON”, karena itu traktor akan barjalan kembali lagi sesuai dengan kecepatan yang diharapkan.
  • Ini bisa dilaksanakan untuk mengubah arah traktor (maju serta mundur)

Jalankan Traktor di tempat

Traktor disambung dengan implemen, bermanfaat untuk menjalankan implemen. Jalankan traktor di tempat Di bawah ini akan diterangkan tentang dasar-dasar untuk jalankan traktor tangan, dengan singkat.

Mengawali jalankan traktor tangan

  • Tempat gas digeser sedikit semakin besar dari tempat idle (1/2 dari tempat sepenuhnya)
  • Tuas persneling dipindahkan ke tempat jalan (1,2,3 atau R). Untuk menarik implemen, jangan memakai tempat gigi/kecepatan tinggi, supaya operator tak perlu lari di saat jalankan traktor.
  • Untuk menarik trailer, tempat stang kemudi di turunkan, supaya tidak ada hentakan ke bawah di saat traktor mulai jalan.
  • Tuas kopling penting dilepaskan dengan tangan kiri pelan-pelan supaya traktor tidak meloncat di saat mulai jalan.
  • Spesial untuk traktor yang menarik trailer, sesudah traktor mulai jalan, stang kemudi dapat diangkat lagi

Jalankan lurus ke depan

  • Kerjakan cara “mulai jalankan traktor tangan”
  • Di saat traktor berjalan, ke-2 tangan ada pada stang kemudi.
  • Mata melihat ke depan.
  • Gas diperbesar dengan ibu jemari kanan seperti keinginan.
  • Jangan membelokkan stang kemudi, arah traktor lurus ke depan
  • Jangan mengubah tempat gigi persneling di saat traktor jalan

Hentikan traktor/parkir

  • Gas dikecilkan pada tempat idle.
  • Tuas kopling penting ditarik pada tempat “OFF”. Lantas ditarik kembali ke tempat rem.
  • Tuas Persneling dinetralkan.
  • Gas dikecilkan denga langkah menggeser tuas gas mengarah belakang

Jalankan lurus ke belakang

  • Kerjakan-langkah “mulai jalankan traktor tangan”
  • Alihkan tempat tuas persneling pada tempat “R” (mundur)
  • Turunkan tuas kopling penting pada tempat “ON” dengan cara perlahan, karena itu traktor akan bergerak mundur.
  • Di saat traktor berjalan mundur, stang kemudi kiri dilepaskan, sesaat tangan kanan masih menggenggam stang kemudi.
  • Tubuh diputar ke kiri sedikit untuk lihat ke belakang.
  • Gas diperbesar dengan ibu jemari kanan seperti keinginan.
  • Jangan membelokkan stang kemudi.
  • Jika traktor diperlengkapi dengan implemen, lihat ke belakangnya cukup sesekali. Sesaat ke-2 tangan tetap menggenggam stang kemudi

Mengubah gigi persneling

  • Kerjakan cara hentikan traktor
  • Tuas kopling penting pada tempat “OFF”.
  • Alihkan tempat gigi/tuas persneling sesuai dengan arah yang diharapkan.
  • Mulai jalankan traktor lagi dengan turunkan tuas kopling penting pada tempat “ON”.

Catatan: Di saat peralihan gigi persneling, traktor harus dalam tempat stop, sebab umumnya traktor tidak diperlengkapi dengan sinkronmes

Panel Traktor Tangan Membelokkan traktor pada jalan datar

  • Gas dikecilkan sebelum traktor dibelokkan.
  • Pencet kopling kemudi kiri jika ingin belok ke kiri, pencet kopling kemudi kanan jika ingin belok ke kanan.
  • Jika perlu tangan menolong menggeser stang kemudi.
  • Di saat mulai membelok jangan begitu ke pinggir, sebab untuk haluan trailer.

Melewati galengan/bedengan (dengan implemen)

  • Tempat gigi persneling rendah.
  • Di saat naik traktor berjalan maju, gas diperbesar
  • Di saat turun traktor berjalan mundur, gas diperkecil
  • Jika pematang begitu tinggi, bikinlah jembatan penghubung dengan memakai papan. Sama dengan gambar berikut ini

Tempat Traktor pada Jalan Naik Melalui tanjakkan

a. Gigi persneling dipindahkan ke tempat rendah sebelum melalui tanjakkan.

b. Lakukan traktor, lantas gas diperbesar.

c. Jangan menarik tuas kopling penting di saat traktor sedang berjalan

Melalui turunan (dengan trailer)

a. Gigi persneling dipindahkan ke tempat rendah sebelum melalui turunan.

b. Lakukan traktor, gas jangan begitu besar.

c. Jangan menarik tuas kopling penting di saat traktor sedang berjalan

Membelokkan traktor pada jalan naik

a. Tempat gas tak perlu dikecilkan

b. Pencet tuas kopling kemudi seperti keinginan, serta langsung dilepaskan sesudah stang berbelok

c. Ulangilah penekanan tuas kopling jika traktor kurang berbelok

d. Jangan mendesak kopling kemudi kelamaan

Membelokkan traktor pada jalan turun

a. Gas dikecilkan, tetapi janganlah sampai mati

b. Pencet tuas kopling kemudi bersimpangan dengan kemauan , serta langsung dilepaskan sesudah stang berbelok. Jika akan berbelok kanan, pencet tuas kopling kemudi kiri, jika akan berbelok kiri, pencet tuas kopling kemudi kanan.

c. Ulangilah penekanan tuas kopling kemudi jika traktor kurang berbelok

d. Jangan mendesak tuas kopling kemudi kelamaan

Banyak hal yang penting diingat di saat jalankan traktor.

1. Pada tempat yang naik/turun, kopling kemudi jangan didesak kelamaan. Traktor akan cepat berbelok. Makin tajam/curam jalannya, makin cepat traktor berbelok

2. Untuk membelokkan traktor pada tempat yang naik/turun, jika sangat mungkin cukup hanya mendesak/menggeser stang kemudi, tanpa ada mendesak tuas kopling kemudi

3. Jika parkir dalam tempat yang miring, seharusnya roda diganjal.

4. Di saat naik, traktor dengan implemen berjalan maju, di saat turun, traktor dengan implemen berjalan mundur, jika terbalik dapat berlangsung kecelakaan, traktor akan menunggin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.