Kelebihan Dan Kekurangan Membajak Sawah Dengan Kerbau

By | Juli 30, 2020

dewitani.com

Seiring dengan kemajuan zaman membajak sawah menggunakan alat tradisonal, saat ini sudah semakin ditinggalkan. Padahal membajak sawah yang dilakukan secara tradisonal seperti menggunakan tenaga bantu kerbau. Itu memiliki kearifan lokal dan dapat mempertahankan lingkungan agar tetap lestari.

Membajak sawah menggunakan kerbau atau sapi itu lebih ramah lingkungan, karena dapat menggemburkan dan menyuburkan tanah, menjangkau area pesawahan yang sulit atau sempit seperti dilereng bukit dan yang pasti melestariakan budaya yang ada sejak turun temurun dari nenek moyang kita dulu” Ujar pak Suroto Salah satu Petani padi di Mojokerto.

Selain mampu mengaduk tanah lebih dalam, kotoran kerbau sekaligus juga dapat menjadi pupuk yang dapat menyuburkan tanaman padi. Untuk tarifnya juga terbilang lebih terjangkau dibandingkan dengan menggunakan traktor mesin.

Membajak sawah menggunakan kerbau atau sapi sangatlah mengasyikan, para petani dapat saling bercengkrama dengan para petani lainnya. Sebab, ketika membajak sawah menggunakan kerbau atau sapi memerlukan bantuan dari petani lain untuk mencangkul tanah di area sawah yang sedang di bajak.

Ramah lingkungan dan terjalinnya tali silaturahmi dan persaudaraan inilah yang menjadi alasan para petani padi untuk tetap memilih membajak sawah menggunakan kerbau.

Secara umum, ada 3 kelebihan utama dari penggunaan hewan untuk membajak sawah, yakni :

  1. Rendah karbon

Penggunaan hewan untuk membajak sawah hanya sedikit menghasilkan karbon yang dilepaskan ke lingkungan. Jika dibandingkan dengan traktor atau motor pembajak sawah yang menggunakan bahan bakar minyak. Ini juga menghemat pengeluaran petani untuk membeli bahan bakar tersebut.

2. Kotoran Hewan dapat menjadi pupuk untuk padi

hewan ternak yang digunakan untuk membajak biasanya akan mengeluarkan kotoran yang dapat langsung menjadi pupuk yang akan menyuburkan sawah yang sedang dibajak. Dengan demikian penggunaan pupuk non-organik mungkin dapat dikurangi sehingga keamanan lingkungan relatif dapat lebih terjaga.

3. Stok ternak

Hewan ternak yang digunakan untuk membajak. Sebenarnya merupakan tabungan bagi petani pemilikinya. Setiap waktu ternak tersebut akan bertambah besar dan jika petani tersebut pandai, ternak akan berkembang biak dan sewaktu-waktu petani jika membutuhkan uang dapat menjualnya.

4. Lebih Menghemat tenaga, waktu jika dibandingkan dengan cangkul.

5. Mempererat tali silaturahmi antar petani.

6. Biaya perawatan kerbau lebih rendah jika dibandingkan dengan traktor.

7. Menggunakan kerbau jauh lebih efektif untuk membajak sawah dengan sistem terasering dan berawa.

Selain memiliki keunggulan, pembajakan sawah menggunakan bantuan kerbau juga memiliki kelemahan. yakni :

  1. Memperlukan waktu yang relatif lebih lama.
  2. Hasil yang diperoleh dari sawah yang dibajak dengan mengunakan kerbau lebih rendah dari sawah yang dibajak menggunakan traktor.
  3. Membutuhkan tenaga ekstra.
  4. Biaya pengadaan kerbau jauh lebih mahal dibandingkan traktor.
  5. Lahan yang dibajak dengan kerbau tidak terlalu bagus sebab tidak sedalam traktor.

Inilah 12 kelebihan dan kekurangan membajak sawah dengan kerbau. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi kita semua. Jika ada saran dan keritik… silakan komen di bawah….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.