Wajib Tahu, Inilah Pupuk Untuk Bunga Kol Agar Hasil Panen Berlimpah

By | Mei 5, 2020

dewitani.com — Bunga kol atau sering disebut dengan kembang kol, merupakan salah satu tanaman sayuran semusim yang saat ini memiliki prospek pasar yang cerah dengan nilai jual yang tinggi. Selain itu, untuk proses pembudidayaannya terbilang mudah. Asalkan semua syarat tumbuhnya dapat terpenuhi.

Untuk syarat yang pertama, yang harus diperhatikan dalam menanam kembang kol ialah memilih bibit yang berkualitas, tidak cacat, dan benih bebas dari hama dan penyakit.

Selain itu, kondisi tanah dan iklim juga menjadi keberhasil dalam budidaya bunga kol. Usahakan tanah yang digunakan untuk menanam kembang kol memiliki kandungan unsur hara organik yang cukup. Kembang kol juga akan lebih mudah untuk tumbuh jika ditanam di jenis tanah berpasir dibandingkan jika ditanam di tanah liat. Sebab, tanah yang berpasir lebih mampu untuk menopang akar.

Kembang kol akan tumbuh baik jika ditanam didaerah yang memiliki suhu udara minimum 15,5- 18 Derajat Celcius, dan maksimum 24 derajat celcius. Dengan kelembapan udara berkisar 80-90 %.

Pupuk Untuk Bunga Kol 

Agar pertumbuhan dan hasil panen yang dihasilkan sesuai harapan, maka Anda harus memberikan suplemen tambahan ke tanaman. Suplemen yang dimaksud ialah pupuk. Dengan diberikan pupuk, akan meempercepat pertumbuhan tanaman, merangsang pertumuhan akar, daun,dan bunga kol.

Namun untuk memperoleh manfaat tersebut Anda harus menggunakan pupuk tersebut secara cukup tidak kurang tidak lebih, dengan dosis, waktu penerapan dan dibarengi dengan cara pemupukan yang benar.

Menurut beberapa sumber, pemberian pupuk juga menentukan kualitas, ukuran, dan cita rasa dari bunga kol.

Sebagai contoh, jika bunga kol kekurangan unsur Kalium (K) selama pertumbuhannya. Maka akan membuat rasa bunga kol kurang manis dan bunga kol yang dihasilkan cendrung kecil-kecil. Sebab, unsur hara Kalium memang berfungsi untuk meningkatkan kualitas hasil panen. Begitu juga untuk masing-masing berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman bunga kol.

Lantas Pupuk apa saja yang cocok untuk tanaman bunga kol ?

Secara umum, ada 2 jenis pupuk yang sering digunakan oleh petani kembang kol, yakni pupuk organik dan Anorganik (kimia). 

Untuk pupuk organik, biasanya para petani menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos. Sedangkan untuk pupuk anorganik yang sering digunakan pada umumnya ialah pupuk majemuk seperti NPK atau phonska, dapat juga diberikan pupuk tunggal seperti ZA, Urea, Kcl, dan SP-36. dan bisa juga campuran antara pupuk majemuk dan pupuk tunggal.  Yang terpenting unsur hara yang diperlukan untuk pertumbuhan bunga kol tercukupi.

Pemupukan Dasar Tanaman Bunga Kol

Pemupukan dasar merupakan pemupukan yang dilakukan berbarengan pengolahan lahan tanam. Untuk pengaplikasiannya dilakukan dengan cara di taburkan pada saat proses pembuatan bedengan. Fungsi utama pemberian pupuk dasar ini ialah untuk menambah unsur hara pada tanah.

Lantas apa saja pupuk yang cocok untuk kembang kol sebagai pupuk dasar ?

Yang pertama, Pupuk kandang. Pupuk ini menjadi piihan utama dan paling cocok untuk pupuk dasar bagi kembang kol, Untuk penggunannya, Untuk lahan 1 hektar kurang lebih membutuhkan 10-20 ton pupuk kandang. Atau berkisar 0,5 hingga 1kg per lubang tanam. Atau, 1 hingga 2 kg per meter persegi.

Yang kedua. Menggunakan Dolomit, Dolomit berguna untuk, meningkatkan pH tanah, memperbanyak unsur hara di dalam tanah, merangsang pertumbuhan akar dan lain sebagainnya. Untuk lahan 1 hektar kurang lebih memperlukan 2 ton dolomit, atau 80 gram setiap lubang tanam.

Yang Ketiga. Pupuk Anorganik, Untuk lahan seluas 1 hektar, berikan 300 kg pupuk phonska atau 12,5 gram per lubang tanam.

Bagaimana Cara Menggunakan Pupuk Dasar Untuk Kembang Kol ?

Untuk pengaplikasian pupuk dasar sebaiknya tidak dilakukan secara bersamaan. Yang pertama berikan pupuk kandang dan dolomit , 7 hari kemudian berikan pupuk kimia. Setidak-tidaknya pupuk kimia diberikan sebagai pupuk dasar 7 hari sebelum tanam.

Pemupukan Susulan Pada Bunga Kol

Selain pemupukan dasar pemupukan susulan juga penting dilakukan untuk menunjang pertumbuhan tanaman, Secara umum penggunaan pupuk susulan pada tanaman kembang kol terbagi menjadi 3 tahap. Antara lain sebagai berikut :

Pupuk Susulan Yang Pertama. Dilakukan ketika tanaman sudah berumur 10 hari setelah tanam. Pada tahap ini pupuk yang biasa digunakan ialah Phonska. Untuk lahan seluas 1 hektar kurang lebih membutuhkan 36 kg pupuk phonska atau 1,5 gram setiap lubangnya. Selain memberikan Phonska, Anda juga dapat memberikan pupuk urea dengan dosis 16 kg per hektar atau 0,7 gram untuk setiap lubang tanam.

Pupuk Susulan Yang Kedua. Dilakukan ketika tanaman berumur 20 hari setelah tanam, Untuk pupuk yang digunakan hampir sama dengan yang pertama, cuman ditambahkan pupuk KCL. Untuk areal tanama seluas 1 hektar, berikan 36 kg phonska atau 1,5 gram per lubang tanam, 16 kg urea atau 0,7 gram per lubang tanam, KCL 28 kg atau 1,2 gram per lubang tanam.

Pupuk Susulan Yang Ketiga, Dilakukan ketika tanaman berumur 30 hari setelah tanam, Untuk pupuk Phonska, urea, dan KCL dosis yang diberikan sama seperti carap pemupukan susulan yang kedua.

Tips Pemupukan Kembang Kol

  1. Agar cepat diserap tanaman lakukan pemupukan dengan cara dikocor. Sebab, jika menggunakan cara dikocor akan membuat pupuk cepat diserap oleh tanaman.
  2. Ketika sedang menyiram pupuk, usahakan tidak mengenai daun tanaman.
  3. Lakukan pemupukan pada padi atau sore hari.

Demikianlah ulasan singkat mengenai cara pupuk untuk bunga kol, semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat bagi kita semua..

Salam Lestari…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.