Panduan Praktis Cara Menanam Brotowali Di Rumah

By | Desember 16, 2019

Cara Menanam Brotowali di Rumah – Brotowali atau bratawali atau nama latin Tinospora Crispa (L.) Miers, merupakan tanaman obat asli indonesia yang sering tumbuh di hutan, ladang selain itu tanaman ini juga banyak ditanam didepan halaman rumah sebagai tanaman obat (toga). Tanaman ini apabila direbus rasanya sangat pahit dapat di gunakan sebagai obat rematik, menurunkan panas, mengurangi gula darah, mengurangi gejala penyakit kencing manis dan masih banyak lagi lainnya.

Brotowali merupakan tanaman merambat dan tubuh dengan baik di hutan terbuka atau semak belukar di daerah tropis. Di Indonesia, secara intensif tanaman ini banyak di temukan di wilayah Sumatra khususnya lampung dan Seran (Banten). Brotowali termasuk ke dalam famili tanaman Menisperemaceae.

Klasifikasi Ilmiah Tanaman Brotowali

Kingdom: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Ranunculales
Famili: Menispermaceae
Genus: Tinospora
Spesies: T. crispa

Karakteristik Brotowali

Brotowali memiliki batang dengan rasa yang pahit getir, tidak keras dan berair. Batanyan bulat berkayu dengan tinggi mencapai 2,5 M. Batang bercabang dan berukuran sebesar jari kelingking. Pada permukaan batangnya terdapat bintil-bintil.

Daun brotowali merupakan daun tunggal, bertangkai, berbentuk seperti hati atau agak bulat telur dengan ujung lancip. Daunya memiliki ukuran panjang sekitar 7-12 cm dan lebar 5-10 cm. Bunga dari tanaman ini berukuran keci, berwarna hijau muda, berbentuk tandan semu, dan merupakan bunga tidak sempurna.

Buahnya berwarna merah muda berada dalam tandan. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah batang dan daunnya. Tanaman ini sangat bagus di tanam di tempat yang agak panas atau kering tidak berair.

Syarat Tumbuh Tanaman Brotowali

Tanaman ini sangat mudah untuk di budidayakan disemua jenis tanah, baik itu tanah yang berada di dataran tinggi ataupun dataran rendah. Di kalangan masyarakat Indonesia sendiri tanaman ini banyak tumbuh liar di pinggir kebun, ladang dan pekarangan rumah. Agar tumbuh dengan baik tanaman ini sebaiknya di tanama diareal terbuka yang terkena sinar matahari langsung.

Budidaya Tanaman Brotowali

Mengelolah Lahan Tanam

Langkah Awal dalam menanam tanaman brotowali adalah menyiapkan lahan tanam, Anda hanya cukup membuat lubang tanam dengan lebar 20 cm, panjang 20 cm, dan kedalaman 30 cm. Jika sudah siap masukan pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 5 ons atau ½ kg, cangkul-cangkul hingga tercampur dengan tanah.

Brotowali termasuk kedalam tananam merambat, oleh sebab agar dapat tumbuh dengan baik berikan tiang untuk tanaman ini merambat. Anda dapat menggunakan tiang mati sebagai rambatannya atau menggunakan tiang hidup yang didapat dari tanaman hidup lainnya.Usahakan tiang rambatan yang digunakan berada di samping lubang tanam.

Di daerah pedesaan tanaman ini banyak ditanam di dekat pohon yang masih hidup.

Mempersiapkan bibit brotowali

Tanaman ini dapat di perbanyak dengan cara stek batang, untuk mendapatkan bibit yang berkualitas, pilihlah batang yang sehat dan sudah tua. Adapun panjang stek yang di anjurkan ialah 5 cm, 10 cm dan 15 cm.

Setelah dipotong Anda dapat langsung menanamnya langsung ke media lubang atau di semai terlebih dahulu menggunakan polybag. Menurut beberapa pendapat para petani yang sudah kami wawancarai, jika menggunakan media semai polybag presentase bibit tumbuh lebih bagus dibandingkan jika langsung di tanam ke media lubang. Sebelum digunakan sebagai media persemaian, polybag di isi dengan pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 1 : 1.

Cara Menanam Brotowali

Setalah kurang lebih 3-4 minggu setelah masa persemaian di polybag. Bibit brotowali sudah dapat dipindahkan ke lubang tanam. Caranya, yang pertama lepas polybag dengan bibit brotowali usahakan tanahnya masih menempel dengan bibit. Masukkan bibit ke dalam lubang kemudian tutup kembali dengan tanah. Setelah ditanam lakukan penyiraman agar tanah menjadi basah dan lembab. Tanah yang lembab dapat mempercepat pertumbuhan brotowali.

Cara Merawat tanaman Brotowali

Untuk perawatannya tanaman ini tidak memperlukan perlakuan yang khusus, yang penting lakukan penyiangan apabila terdapat gulma pengganggu di sekitar tanaman brotowali. Agar tanaman lebih subur Anda dapat memberikan pupuk kompos atau pupuk kandang.

Pemanenan

Tanaman brotowali sudah dapat dipanen apabila batangnya sudah mulai berwarna coklat kehitaman. Adapun cara pemanenannya yakni dengan memotong atau memangkas batang brotowali. Kemudian potong-potong hingga berukuran yang Anda inginkan.

Panduan Praktis Cara Menanam Brotowali Didalam Pot

Selain langsung dapat ditaman di lahan terbuka. Tanaman ini juga dapat dibudidayakan di dalam pot, caranyapun cukup mudah yakni dengan mempersiapkan media tanam pot terlebih dahulu. Isi pot dengan tanah yang sudah dicampurkan pupuk kandang, kemudian tanam bibit brotowali di pot langsung, usahakan posisi tanamnya tegak lurus kemudian timbun kembali dengan tanah hingga 5 cm dibawah bibir pot. Taruh pot di tempat yang sejuk berikan tiang rambatan seperti pohon, pagar dan sebagainnya.

Cara Perawatan tanaman Brotowali didalam pot

Tidak jauh berbeda dengan perawatan brotowali yang ditanam di areal tanah, yang terpenting karena tanaman ini tidak dapat mencari sumber air selain di dalam pot. Anda hanya perlu melakukan penyiraman secara rutin minimal 1 kali dalam sehari. Selain itu perawatannya sama dengan menanam di areal tanah langsung.

Pemanenan

Sama hal nya dengan menanam di tanah langsung. Tanaman brotowali sudah dapat dipanen apabila batangnya sudah mulai berwarna coklat kehitaman. Adapun cara pemanenannya yakni dengan memotong atau memangkas batang brotowali. Kemudian potong-potong hingga berukuran yang Anda inginkan.

Kandungan Senyawa  Aktif dalam Brotowali

Kandungan kimia yang terkandung di dalam tanaman brotowali sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Rasa pahit yang terdapat pada brotowali berasal dari kandungan pikroretin, baik pada daun ataupun batang. Brotowali juga mengandung alkaloid, damar lunak, glikosida, pati, harsa, pikroretosid, berberin dan palmatin. Sedangankan akarnya mengandung berberin dan kolumbin.

Khasiat dan Manfaat Brotowali

Tanaman brotowali sudah sejak dahulu dijadikan tanaman obat tradisional oleh bangsa Indonesia, senyawa aktif yang terkandung didalam brotowali sangat bermanfaat bagi kesehatan, terutama dalam penyembuhan berbagai penyakit dalam ataupun luar.seperti obat penambah nafsu makan dan gatal-gatal.

Kandungan Alkaloid berberin memiliki manfaat untuk membunuh bakteri pada luka. Zat pahit pikroretin dapat merangsang kerja urat saraf sehingga alat pernapasan bekerja dengan baik dan meningkatkan pertukaran zat, sehingga dapat menurunkan panas. Berdasarkan hasil penelitian farmakologi, ekstrak brotowali mampu menaikkan kadar insulin plasma, sehingga dapat mengendalikan kadar gula darah.

Cara Pemanfaatan Brotowali

Untuk mengobati luka

Dalam pemanfaatnya tanaman ini harus direbus terlebih dahulu baru kemudian air dari rebusan brotowali digunakan untuk mencuci luka.

Rebusan batang dan daun tanaman brotolwali dicampur dengan madu dapat mengobati malaria, selain itu air rebusan brotowali juga mampu mencerahkan wajah, cara menggunakannya dengan mencuci muka atau juga dapat digunakan menjadi masker wajah.

Selain di Indonesia Tanaman Brotowali juga digunakan sebagai obat di negara lain seperti di Filipina brotowali digunakan sebagai obat demam dan mengobati penyakit gilaa.

Akan tetapi jangan menggunakan brotowali secara berlebihan karena dapat membahayakan kesehatan Anda. meskipun brotowali merupakan tanaman herbal yang memiliki segudang khasiat. Akan tetapi apabila digunakan secara berlebihan dapat membahayakan hati dan ginjal. Dilansir dari hello.com. Uji coba yang dilakukan pada tikus menunjukkan bila ekstrak brotowali pada dosis tertinggi, yaitu 4 g/kg berat badan atau setara dengan brotowali bubuk sebesar 28,95 g/kg berat badan, berpotensi menyebabkan keracunan pada hati dan ginjal.

Oleh sebab itu disarankan supaya Anda menggunakan brotowali dalam dosis yang sewajarnya tidak berlebihan. Apabila Anda mengalami tanda-tanda keracunan hati atau ginjal setelah minum jamu brotowali, sebaiknya hentikan penggunaannya.

Sekian dan terimaksih telah membaca artikel ini yang berjudul “Panduan Praktis Cara Menanam Brotowali Di Rumah” Semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat dan berguna bagi para pembaca semuaa. jika Ada saran atau kritikan silakan komentar dibawahhh..

Baca Juga  :

√ 15 Cara Menanam Pegagan Di Pot

Panduan Praktis Cara Menanam Daun Salam Yang Baik Dan Benar

Panduan Praktis Cara Menanam Brotowali di Rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.