8 Tips Cara Merawat Traktor Quick Impala

By | Oktober 15, 2020

Traktor Quick Impala merupakan traktor yang di produksi oleh CV. Karya Hidup Sentosa, yang berasala dari daerah istimewa Jogjakarta, Indonesia. CV. Karya hidup sentosa meruapakan produsen alat dan mesin pertanian dalam negeri yang selalu komitmen memberikan produk terbaiknya untuk petani Indonesia.

Traktor Quick Impala “Jagonya Manjat” di desain ringkas dan kopling yang ringan sehingga memudahkan untuk manufer dan memanjat pada lahan yang sempit. Traktor Quick Impala sangat cocok untuk lahan terasering yang sempit pada wilayah dataran tinggi. Dilengkapi dengan perlengkapan tambahan yang dapat dibeli (optional) seperti : Hitch II untuk mencapai pinggiran lahan (minggiri).

Lihatlah keterangan-keterangan langkah perawatan traktor berikut ini:

  1. Lihat Buku Panduan Perawatan Motor Pendorong serta turuti panduan perawatan yang ada.
  2. Lihatlah beberapa gejala/fenomena yang muncul di saat pengoperasian (suara bising, perform yang turun, kebocoran oli, dll.). Selekasnya mencari pemicunya serta kerjakan pembaruan/pergantian elemen sekedarnya untuk menghindar kerusakan yang makin kronis.
  3. Sebelumnya jalankan traktor, periksalah minyak pelumas, bahan bakar, kekencangan baut, tegangan V-Belt, serta kelengkapan yang lain untuk pastikan traktor bisa bekerja secara baik.
  4. Ubahlah minyak pelumas Gear Box traktor sesudah penggunaan 600 jam, memakai minyak pelumas SAE 90-140 sekitar 4.6 liter.
  5. Kerjakan pelumasan yang teratur di komponen- elemen yang membutuhkan pelumasan; misalnya: Tension Handle, Steering Linkage, Shifting Lever, dll.
  6. Bila ada tanda-tanda keausan di bagian contact (dog) di antara Steering Gear dengan Sprocket 27T, tukarkan status Steering Gear kiri serta kanan. Tekankan Clutch Spring dipasang secara benar, di antara yang kiri yang kanan. Steering Gear dipasang di Coupling Shaft dalam Gear Box, yakni Shaft (as) no. 3 dari bawah.
  7. Bila berlangsung tanda-tanda kebocoran oli di as roda, karena itu terlepas 4 biji baut M8 yang mengikat Seal Housing dengan Main Bearing Housing. Selanjutnya tarik as roda mengarah luar dengan rata. As roda akan tertarik keluar dengan seal housing, oil seal (2 buah), bearing 6206, main collar serta stopper ring. Periksalah oil seal dan bearing, tukar bila oil seal atau bearing tidak baik. (Untuk memudahkan penempatan, berikan grease seperlunya serta pasang oil seal di seal housing lebih dulu.)kemudian terlepas baut input bearing housing yang sejumlah 3 biji. Kemudian tarik input bearing housing keluar untuk mengecek bearing serta oil seal. Kerjakan pergantian, bila bearing serta oil seal tidak baik.

TROUBLESHOOTING TRAKTOR QUICK IMPALA

Di bawah ini ialah analisis permasalahan yang kemungkinan muncul waktu menjalankan traktor, berikut pilihan solusinya.

  1. Traktor pada kondisi kerja, mendadak motor pendorong berputar-putar dengan berat, motor pendorong berasa akan mati (umumnya berlangsung di tanah yang memiliki macam kedalaman yang besar).

Langkah penuntasan : Angkat stang untuk kurangi kedalaman luku s/d motor pendorong kerja kembali normal serta cocokkan perputaran motor pendorong (mengatur besarnya gas).

  1. Traktor macet sebab tidak kuat menarik luku yang masuk di tanah begitu dalam.

Langkah penuntasan : Susunlah kedalaman luku dengan ulir pengontrol yang ada. Bila ini tidak mengakhiri permasalahan, tarik pen (Hitch Pin) atau baut di tangkai luku untuk melepas luku, selanjutnya lakukan traktor tiada luku sekalian stang traktor diangkat ke atas. Pasang kembali lagi sesudah traktor berjalan normal.

  1. Traktor berjalan tidak lurus hingga operator harus meredam dorongan stang ke samping (umumnya sebab salah satunya roda slip).

Langkah penuntasan : Alihkan pen (Hitch Pin) ke lubang tengahsehingga traktor bisa berjalan kembali normal

  1. Roda traktor berputar-putar di tempatnya (slip). Ini seringkali berlangsung di tanah 1/2 kering, 1/2 basah serta tanah melekat di roda (blocking).

Langkah penuntasan : Membersihkan roda traktor dari gubalan tanah yang melekat. Upayakan bersihkan tanah sedini kemungkinan. Aliri tempat sawah dengan air seperlunya.

  1. Traktor berasa akan terguling / terbalik waktu digerakkan.

Langkah penuntasan : Secepat-cepatnya matikan motor pendorong untuk menghindar masuknya air ke inlet udara motor pendorong bila traktor betul-betul terguling / terbalik

  1. Traktor seringkali belok sendiri tiada dikopling.

Langkah penuntasan : Tekankan jika stelan kopling telah betul. Tekankan pegas kopling (Clutch Spring) ada dalam status yang betul (tidak terbalik kiri-kanan, saksikan gambar hal-20). Tukarkan status Steering Gear kiri serta kanan bila bagian contact (dog) Sprocket serta Steering Gear aus. Tekankan Clutch Spring terus dalam status yang betul.

  1. V-Belt cepat putus (rusak).

Langkah penuntasan : Tekankan Pulley Penting serta Pulley Diesel di status lurus hingga V-Belt dipasang lurus. Waktu Tension Pulley kerja (Tension Handle didesak ke depan), susunlah kekencangan V-Belt dengan memberatkan tegak lurus di tengah panjang V-Belt seberat 2 kg selanjutnya susunlah Tension Rod Adjustment hingga defleksi V-Belt sebesar ± 1½ cm. Kontrol kekencangan (tegangan) V-Belt sesudah penggunaan 24 jam pertama kali serta susunlah kembali lagi bila berlangsung perombakan.

  1. Roda traktor terjerumus di dalam lubang / sumur sawah.

Langkah penuntasan : Mengambil seutas tali lalu, lalu ikatkan salah satunya ujung tali di bagian tengah sepatu roda serta ujung lainnya diikatkan di tangkai pohon atau tonggak yang kuat, kemudian lakukan traktor. Waktu traktor digerakkan tali yang terikat di sepatu roda akan menggulung di roda dan akan menarik traktor keluar dari lubang / sumur sawah itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.