Cara Merawat Aglaonema Agar Cepat Beranak

By | September 27, 2020

Hallo sahabat dewitani.com, pada kesempatan yang berbahagia ini kami akan menjelaskan bagaimana, Cara Merawat Aglaonema Agar Cepat Beranak – Aglaonema merupakan jenis tanaman hias yang tanaman hias yang popiler dari suku talas-talasan atau Araceae. Secara umum Aglaonema memiliki sekitar 30 Jenis.

gambar tanaman aglonema

Dihabitat aslinya Aglaonema, atau sering disebut juga dengan tanaman sri rezeki atau chinese evergree.Hidup dengan subur di daerah hutan hujan tropis, dengan demikian tanaman tanaman aglaonema membutuhkan cahaya matahari dengan penyinaran rendah dengan kelembapan tinggi.

Cara Memperbanyak Anakan Aglaonema

Kebanyakan pembudidaya pemula, melakukan berbagai hal yang dia anggap benar, namun. Pada kenyataanya itu merupakan kesalahan besar. seperti memberikan pupuk urea, Npk, Gandasil growmore. Dalam jumlah yang banyak dan dalam waktu yang berdekatan. Pemberian seperti ini bukannya membuat tanaman menjadi cepat beranak malah sebaliknya, akan membuat tanaman lemas dan daunya mulai layu satu demi satu.

Dalam pengembanbiakan aglonema terbilang susah-susah gambang,sebab. Jika kondisi tumbuhnya tidak mendukung, akan membuat aglonema tidak akan tumbuh anakan walaupun Anda rajin menyiramnya. Jikapun tumbuh anakan, itu terkadang membutuhkan waktu yang relatif lebih lama.

Berikut ini kami jelaskan cara merawat aglaonema agar cepat beranak dan tumbuh subur :

  1. Menyiapkan media tanam yang subur dan gembur

Tidak jauh beda dengan tanaman pada umumnya, aglonema juga memperlukan tanah yang subur dan gembur, media tanam yang ideal sangat menentukan perkembangbiakan anakan aglonema.

Media tanam yang subur dan gembur akan mempercepat pertumbuhan akar dan tunas aglonema.

Lantas bagaimana membuat media tanam yang ideal untuk tanaman aglonema ?

Untuk media tanam yang ideal, Anda dapat membuatnya sendiri dirumah. Dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan dan murah tentunya hehe.

Berikuti ini beberapa campuran media tanamam yang dapat Anda buat sendiri :

  • Tanah, Cocopeat, kompos dan arang sekam. Dengan perbandingan 1:1:0,5:0,5.
  • Tanah, sekam padi, dan pupuk kandang, dengan perbandingan 1:1:1
  • Tanah, kompos, dan sekam padi. Dengan perbandingan 2:1:1

2. Tidak memasukkan media tanam aglonema hingga penuh ke dalam pot.

Usahakan tidak memasukkan media tanam hingga penuh (ke mulut pot). Emang iyaaa ???. Berdasarkan berbagai informasi yang sudah kami kumpulkan, media tanam yang penuh,apalagi jika aglonema ditanam terlalu dalam (hingga dasar pot), akan menyulitkan tunas aglonema untuk tumbuh. Jika tumbuh. itu memperlukan waktu yang lama.

Banyak faktor yang mempengaruhi hal ini, diantaranya yakni sirukulasi udara tidak berjalan lancar dan mempercepat pemadatan pada media tanam. Media tanam yang sudah memadat akan memperlambat munculnya tunas aglonea ke permukaan media tanam.

3. Lakukan Penyiraman Secukupnya Saja

Semua makhluk hidup memperlukan AIR, bagi tanaman air berguna untuk melarutkan unsur hara yang ada di dalam media tanaman kemudian mendistrubusikannya ke seluruh jaringan tanaman.

Dalam proses pengembangbiakan anakan aglonema, air sangat diperlukan untuk memunculkan tunas-tunas baru. Akan tetapi, Anda harus berhati-hati dalam memberikannya. Usahakan jangan berlebihan karena semua yang berlebihan tidak bagus hehee.

Siramlah tanaman aglonema dengan air secukpnya saja, tidak sampai tergenang atau kelaur melalui lubang pot.

Lantas kapan waktu yang ideal untuk melakukan penyiraman ?

Tanaman aglonema tidak perlu diserima setiap hari atau jangan terlalu sering disiram. Usahakan melakukan penyiraman secara berkala, Sebagai contoh, Anda dapat melakukan penyiraman 3 atau 4 hari sekali atau seminggu 2 kali Saja.

Menurut pengalaman praktisi tanaman hias yang sudah melalang buana membudidayakan tanaman hias. Cara pemberian air secukupnya ini akan mempercepat pertumbuhan tunas pada aglonema.

Selain itu, jika Anda terlalu sering menyiram Akan berdampak buruk pada tanaman. Seperti, membuat akar tanaman menjadi busuk, mempercepat proses pemadatan tanah. Dan akan mempercepat pengikisan unsur hara akibat hilang terbawa air. Dengan demikan anakan aglaonema akan sulit untuk tumbuh.

4. Setiap 2 hingga 4 minggu sekali lakukan penggemburan

Media tanam yang gembur, dapat mempercepat tanaman aglonema beranak. Sebab, Dengan gemburnya media tanam, maka aerasi atau sirkulasi udara dalam tanah semakin bagus, dan akar mudah bergerak untuk mencari nutrisi, serta tunas baru mudah menyembul ke permukaan.

Oleh sebab itu, rawatlah aglonema dengan rajin menggemburkan media tumbuhnya.  Anda bisa menggemburkan media tumbuh aglonema, setiap 2 atau 4 minggu sekali.

Lakukan penggemburan media tumbuh aglonema secara perlahan supaya tidak merusak akar dan bakal anakannya. Anda bisa gunakan kayu atau bahan tumpul lainnya untuk menggemburkannya.

5. Lakukan Penyiraman dengan air beras setiap 2 minggu sekali

Yang kelima ialah melakukan penyiraman dengan air cucian beras. Sudah sejak zaman dahulu air beras dipercaya dapat menyuburkan tanaman. Air bekas cucian beras mengandung unsur hara yang sangat dibutuhkan tanaman aglonema, seperti unsur hara, dan vitamin B1. Vitamin ini sangat berguna untuk mempercepat pertubuhan dan perkembangan tanaman aglonema.

Vitamin B1 yang terdapat pada air bekas cucian beras dipercara dapat mengobati tanaman yang stress.

6. Melakukan Penjemuran

Untuk cara yang ke-enam ini memang jarang digunakan. Sebab, yang sama-sama kita ketahui bersama jika tanaman aglaonema merupakan tanaman yang hidup di daerah dengan curah hujan tinggi dan ternaungi.

Namun baru-baru ini seorang praktisi tanaman hias yang bernama Songgo justru melakukan sebaliknya, beliau meletakkan tanaman aglaonemanya di halaman rumah yang terkena sinar matahari selama kurang lebih 4 jam. Beliau melakukan penjemuran pada pukul 08.00 hingga 12.00.

Efek yang diperoleh dari proses penjemuran ini memang akan membuat warna merah pada tanaman aqlaonema menjadi memudar. Akan tetapi, setelah dua bulan tanaman aqlaonema yang ia meiliki memunculkan 4 tunas baru.

Dilansir dari bertaniorganis.com Mengapa penjemuran bisa memunculkan anakan? Menurut Edhi Sandra ms, pakar fisiologi dari Fakultas Kehutanan (IPB), tanaman aglaonema yang terpapar sinar matahari akan mengalami laju fotosistesis. Sehingga metabolisme sel juga meningkat.

Dan jika diimbangi dengan air dan hara yang cukup. Maka saat dilakukan penjemuran, ketika permukaan daun terasa panas perlu dilakukan penyemprotan air secara merata agar tanaman tidak kehilangan air.

namun jika penjemuran tidak dilakukan penyemprotan, maka tanaman akan mengalami proses penguapan dari jaringan tanaman yang lebih tinggi dibanding jumlah air pada jaringan dan media. Sehingga tanaman akan layu atau terbakar.

Selain itu, jika penyemprotan tidak merata juga dapat mengakibatkan daun terbakar. Hal itu karena penyemprotan yang tidak merata akan membentuk efek kaca pembesar yang bisa mengakibatkan daun terbakar.

Tanaman yang mengalami peningkatan metabolisme maka akan terjadi penumpukan makanan di seluruh bagian tanaman dibanding kondisi biasa. Kecepatan dinding sel untuk mengeras pun lebih cepat karena proses pembentukan lignin meningkat.

Tidak Semua Aglaonema Bisa Dijemur

Walaupun cara ini terbilang ampung untuk memperbanyak anakan aglaonema. namun proses penjemuran tidak diperuntukan untuk semua jenis aglaonema. Hanya yang berjenis lokal saja yang dapat menerapkan tips yang ke-enam ini.

Walaupun cara ini terbilang ampung untuk memperbanyak anakan aglaonema. namun proses penjemuran tidak diperuntukan untuk semua jenis aglaonema. Hanya yang berjenis lokal saja yang dapat menerapkan tips yang ke-enam ini.

7. Menggunakan ZPT

Cara memperbanyak anakan aglaonema yang terakhir yakni dengan menggunakan bantuan ZPT (Zat pengatur tumbuh). Ada berbagai merk zpt untuk aglaonema. Namun, sebaiknya pilihlah zpt yang berjenis sitokinin.

Sitokinin sendiri berasal dari kata cytokinese yaitu hormon yang mampu merangsang pembelahan sel. Anda bisa memberikan ZPT ini untuk merangsang produksi anakan aglaonema. Contoh produknya ialah Inducer 10SL, Kelpak 11/0,031SL, dan lain sebagainya.

Bagaimana Cara Menggunakan ZPT?

Untuk pengaplikasianya, Anda cukup menyemprotkan tanaman aglaonema dengan larutan zpt setian 14-21 hari sekali. Penyemprotan dilakukan pada bagian batang sampai perakaran tanaman. Setelah 3 hari dari penyemprotan lakukan pemupukan susulan.

Demikianlah ulasan singkat mengenai, cara Cara Merawat Aglaonema Agar Cepat Beranak. Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca semua. Jika ada kritik dan saran silakan komentar dibawah…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.