Cara Merawat Ayam Bangkok Agar Tumbuh Besar Dengan Cepat

By | Desember 30, 2020

dewitani.com – Dalam menjaga anak ayam bangkok yang baru menetas ada banyak poin utama yang perlu anda kerjakan. Pada periode awalnya ini ialah seorang peternak sebaiknya cermat dan janganlah sampai lakukan kekeliruan dalam proses perawatan sebab bisa punya pengaruh pada perkembangan anak ayam.

Arah khusus dari perawatan yakni agar anak ayam bisa cepat tumbuh besar dan capai ukuran bagus. Beberapa point utama yang anda sebaiknya lihat adalah terkadang anak ayam, pakan, vaksin dan tehnik perawatan yang benar dan baik.

Pada umumnya unggas akan mendekami telur sampai anak ayam menetas lebih kurang memerlukan waktu 21 hari. Pada step ini seharusnya jangan dipandang sepele, anak ayam benar-benar membutuhkan perhatian spesial sebab rawan pada kematian.

Setelah melalui proses ini kemudian, Berikut Ini Cara Merawat Ayam Bangkok Agar Tumbuh Besar Dengan Cepat :

Panduan pertama


Indukannya minimal harus satu tingkat di bawah ukuran 7 – 8. Nah, untuk memperoleh ukuran 8, karena itu indukannya minimum harus memiliki ukuran 7.

Dan untuk memperoleh ukuran 7, indukannya minimum harus memiliki ukuran 6.

Berarti bila menjaga ayam bangkok dengan intens biasanya akan didapat turunan ayam bangkok yang ukuran 1 tingkat semakin besar dari indukan (pacek).

Panduan ke-2

Harus mengambil start semenjak anak ayam bangkok masih kecil. Semenjak usia 0 – tiga minggu perkembangan anak ayam harus dioptimalkan.

Perawatan ayam bangkok pada umur dini sebaiknya intens supaya cepat besar dan tidak bisa sakit. Jika ayam kecil sakit, walaupun telah pulih diobati, masih dibutuhkan waktu satu minggu untuk periode pemulihan.

BACA JUGA :  Inilah Obat Ampuh Untuk Mengobati Sore Hock Pada Kelinci

Periode sakit dan periode pemulihan akan kurangi porsi dari periode perkembangan ayam (biasanya terbatas sampai 5,5 bulan).

Panduan ke-3

Secara stabil kerjakan pemberian pakan pur murni dan vitamin paling tidaklah sampai ayam berusia 2 bulan. Atau bulu di punggung dan leher ayam mulai rontok dan bulu rawis pejantan mulai tampil.

Bila Anda pengin hemat, sesudah usia 2 bulan pur dapat digabung dengan dedak katul 4 banding 1 (basah).

Panduan ke-4

Bantu perkembangan ayam dengan perkembangan tulangnya. Perawatan ayam bangkok tidak cuman memperbesar tubuhnya saja. Sebab tubuh yang besar oleh daging itu akan berkurang kembali lagi saat masuk periode abar dan latihan.

Triknya tingkatkan perkembangan tulang dengan memberi makanan berkalsium tinggi atau mungkin dengan pemberian calk (kalsium).

Panduan ke-5

Mengendalikan kesetimbangan dari memberi pakan yang bergizi (protein tinggi), tingkatkan selera makan, dan jaga supaya makanan tidak terbuang sia-sia. Selera makan ayam pengaduan harus dinaikkan secara terus-terusan sampai besar.

Triknya dengan pemberian vitamin atau mengelola waktu pemberian pakan hingga mereka terpacu sama-sama berebutan untuk memperoleh makanan.

Bila gairah makannya telah tinggi, karena itu beri makanan yang bergizi seperti pur atau pakan bikinan sendiri yang berprotein tinggi.

Makanan harus juga dijaga supaya tidak terbuang sia-sia. Triknya ialah potong dan buanglah bulu ayam beberapa.

Bulu ayam yang banyak itu akan mengisap makanan, hingga porsi untuk tubuh dan tulangakan menyusut. Ayam yang berumur tiga minggu, ujung sayapnya seharusnya di potong supaya tidak tumbuh panjang. Bila ekor ayam telah terlihat panjang seharusnya dipotong pendek.

Ayam yang sudah berumur 2 bulan, atau semenjak bulu leher dan punggung nya rontok, karena itu bulu punggungnya ditarik seluruh, terhitung di beberapa leher, pangkal paha, dan pundak.

BACA JUGA :  7 Jenis Ayam Aduan Terbaik Saat Ini

Arah pembuangan beberapa bulu ayam untuk mempertebal kulit pada bagian yang ditarik hingga bertambah lebih tebal dan tahan.

Langkah menjaga ayam bangkok petarung dengan pencabutan bulu didasari pada penilaian ayam pengaduan yang mabung umur 1,5 tahun.

Banyak ayam pertandingan sesudah mabung, ukuran tubuhnya lebih besar dan tulangnya lebih kuat dan keras.

Panduan yang selanjutnya ialah kurangi pergerakan ayam pengaduan. Makin banyak ayam bergerak karena itu makin banyak makanan (protein atau karbohidrat) yang dibakar untuk energi.

Karenanya ayam pengaduan kecil sampai muda yang berumur 5 sampai enam bulan (sampai bulu leher dan bulu rawis tumbuh baru) harus tetap di kandang.

Tiap hari cukup dilepaskan 1/2 jam atau hari-hari sekali sepanjang beberapa saat untuk kurangi kekakuan sayap dan kaki.

Panduan perawatan ayam bangkok pengaduan di atas telah cukup buat membuat ayam Anda tumbuh besar.

Tambahan lain dengan manfaatkan makanan bergizi dari tersisa buangan pabrik, seperti tepung ikan atau tepung udang, susu bubuk sisa. Harga susu bubuk sisa di pengumpul bahan sisa pabrik sejumlah Rp 5.000 – Rp 8.000 per kg.

Susu bubuk adalah bahan makanan yang paling bergizi. Susu bubuk akan lebih bagus dari tepung udang, tepung ikan, daging ayam dan yang lain sebab gampang untuk diserap oleh pencernaan.

Beri susu bubuk itu untuk kombinasi pakan ayam Anda, khususnya ayam yang masih kecil.

Sesungguhnya masihlah ada 1 panduan paling akhir, yang bisa dibuktikan mujarab. Yakni beri ayam ramuan obat tradisionil / herbal baik pada kombinasi pakan atau dicekok secara periodik.

Ini benar-benar baik untuk tingkatkan ketahanan badan ayam bangkok pengaduan dari anakan sampai dewasa, menghindari ayam dari gempuran penyakit biasa (pilek) sampai penyakit virus yang beresiko, dan yang tentu bisa menambahkan selera makan dan semangat.

BACA JUGA :  10 Cara Melatih Ayam Bangkok Aduan Supaya Keras dan Cepat

Begitu mengenai panduan menjaga ayam bangkok pengaduan supaya tumbuh besar. Mudah-mudahan berguna untuk peternak dan fans ayam pertandingan. Salam penggemar ayam petarung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.