Manfaat Pemangkasan Pada Tanaman

By | Maret 18, 2021

Tidak hanya mempercantik dan menyamakan wujud tanaman, pada intinya pemangkasan sebagai usaha perawatan yang merujuk pada faedah atau arah tertentu, sebagai ini.

Mengendalikan dan arahkan perkembangan Pemangkasan menyengaja dilaksanakan jika kita ingin menjaga wujud alami dari tanaman yang berkaitan. Bisa terjadi jika beberapa tanaman kemungkinan kurang terima curahan matahari, karena terhambat oleh dinding, misalkan.

jambu biji

Dengan begitu sisi tanaman yang mendapatkan curahan cahaya matahari cukup akan tumbuh bisa lebih cepat, dan wujud asli judul tanaman mulai tidak teratur. Ketika beginilah tanaman perlu dipotong agar penampilan memiliki bentuk masih sama seperti yang diinginkan.

Juga bisa pemangkasan dilaksanakan karena kita menginginkan wujud tanaman yang malah berlainan dari wujud alaminya. Tindakan ini terkenal dengan istilah topiary. Topiary ialah seni memotong tanaman yang terlahir di Eropa pada era XIV.

Tanaman topiary umumnya baru dibuat sesudah tumbuh capai ketinggian tertentu. Jika berumur muda, kecuali tangkai khusus belum meninggi, ranting dan daun-daunnya juga belumlah cukup lebat untuk dibuat.

Pemangkasan bisa juga dilaksanakan karena kita menginginkan ketinggian tertentu. Misalkan kita ingin supaya mangga yang ditanamkan tidak begitu tinggi. Karena itu, mulai dari ditanamkan, dahan dan ranting yang ada dari tangkai khusus tanaman mangga, selalu dipotong habis. Lewat cara ini akan didapat ketinggian tanaman sama seperti yang diinginkan.

Menggairahkan perkembangan bunga dan buah Dengan alamiah tanaman mempunyai karakter sanggup bertahan hidup (survival)ketika dahan atau rantingnya dengan menyengaja disakiti (dipotong/dipotong). Ini bisa disaksikan pada tanaman seperti pandan bali, kamboja, kaca piring, dan kemuning.

Sesudah dipotong/dipotong, dalam saat yang tidak terlalu lama, di posisi potong itu akan menyodok lebih satu tunas dahan yang baru, yang tentu saja nantinya memberi cabang (ranting) dan bunga-bunga yang semakin banyak dan seterusnya buah yang semakin banyak. Dari sini kemungkinan tercipta peribahasa: raib satu, tumbuh seribu.

Selamatkan tanaman Tanpa diinginkan, terkadang tanaman yang kita cintai malah jadi sumber penebaran penyakit untuk tanaman lain. Masalah hama seperti kutu, ulat, bekicot, semut, dan belalang yang suka menggempur dan menyantap daun, tangkai, bunga, bahkan juga akar tanaman, dapat ditangani dengan pestisida.

Tapi jika tanaman terserang penyakit karena jamur, virus atau bakteri yang menyebar, tidak perlu sangsi untuk menggunting/memotong sisi yang terserang penyakit yang dicemaskan akan menyebar pada tanaman lain. Jika memang perlu potong habis pada pangkal cabang, sisakan tangkai intinya.

Menyuburkan dan sehatkan Dahan dan ranting yang hancur atau kering memang seharusnya dipotong habis. Tapi ada saatnya perlu lebih berani memotong, menjarangkan beberapa bagian tanaman yang sehat, supaya udara, cahaya matahari, air siraman, atau air hujan tembus ke semua sisi dalam judul secara detail. Usaha pemangkasan ini benar-benar menolong perkembangan tanaman agar sehat dan subur.

Biasanya masalah hama atau penyakit serang ruangan judul yang keadaannya kotor (karena debu), lembab, dan gelap (karena padat). Spora jamur khususnya, gampang serang dahan dan ranting yang lembab dan berlumut. Dari sisi selamatkan tanaman, pemangkasan itu membuat beberapa tanaman di bawahnya masih mendapatkan cahaya matahari cukup.

Perpanjang umur sekalian meremajakan Tanaman yang didiamkan tumbuh alami apa yang ada, dalam satu saat dapat alami malnutrisi. Proses distribusi zat hara dari dalam tanah ke arah semua sisi tanaman akan melamban, karena capaiannya semakin jauh dari permukaan tanah. Evaporasi air daun makin tinggi, terlebih jika tidak dibarengi penyiraman yang ideal.

Lewat pemangkasan, kerimbunan daun akan menyusut. Demikian juga air daun tidak menguap secara cepat. Jadi perlakuan pemangkasan sebagai usaha peremajaan sekalian perpanjang umur tanaman, khususnya pada tanaman perdu tinggi.

TUJUAN PEMANGKASAN PADA TANAMAN

Ada bermacam jenis pemangkasan yang umum dilaksanakan pada tanaman. Masing-masing pangkasan memiliki arah yang lain.

1). Pemangkasan Wujud

Pemangkasan wujud mempunyai tujuan untuk pembangunan rangka pohon hingga tanaman tidak begitu tinggi, hasilkan cabang yang kuat, terletak teratur, arahnya menebar dan produktif. Dengan begitu hingga perawatan dan pemetikan buah lebih gampang.

2). Pemangkasan Perawatan

Pemangkasan perawatan mempunyai tujuan untuk mengendalikan perkembangan cabang untuk kurangi kerimbunan pohon, agar tanaman mendapatkan cahaya matahari yang cukup.
Dengan begitu, tanaman bisa terbebas dari kondisi yang lembab dan automatis tanaman bisa dijauhkan kemungkinan dari gempuran jamur yang disebut sumber penyakit.

3). Pemangkasan Peremajaan

Pemangkasan peremajaan mempunyai tujuan untuk mengubah tajuk tanaman lama dengan tajuk baru yang muda dan produktif.

Pemangkasan peremajaan dilaksanakan pada tangkai atau cabang tanaman yang telah tua, tidak produktif dan yang wujud judulnya tidak pasti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.