Panduan Praktis Cara Membuat Kandang Kambing Bagi Pemula

By | Januari 6, 2020

Salah satu keberhasilan dalam beternak kambing ialah memberikan tempat tinggal yang nyaman bagi kambing. Untuk membuat kandang yang ideal haruslah memiliki desain yang baik yang terdiri dari sirkulasi udara yang baik, pencayahaan, pembunagan kotoran dan tempat untuk menaruh pakan. Selain itu kondisi kandang harus selalu dalam kondisi yang bersih dan kering sehingga akan membuat kambing yang berada di dalam kandang selalu dalam kondisi sehat dan terhindari dari berbagai penyakit.

Secara harfiah kandang memiliki fungsi sebagai berikut :

  1. Melindungi hewan ternak dari serangan hewan buas
  2. Sebagai tindakan perventif supaya kambing tidak merusak tanaman dan fasilitas lain di areal peternakan, serta menghindari terkonsumisnya pakan yang dapat membahayakan bagi kehidupan kambing
  3. Kandang berfungsi sebagai tempat berteduh dari pancaran sinar matahari dan hujan, serta sebagai tempat untuk beristirahat untuk kambing
  4. Dengan adanyan kandang membuat peternak lebih mudah mengontrol atau melakukan pengawasan terhadap kesehatan domba
  5. Kandang menjadi tempat makan, minum dan melakukan aktivitas lain bagi kambing
  6. Dengan adanya kandang kotoran kambing akan lebih mudah untuk dibersihkan atau dikumpulkan
  7. Kandang dapat membatasi pergerakan kambing, hal ini akan mempercepat proses penggemukan kambing.

Lokasi Ideal Membuat Kandang Kambing 

Selain kandang ternak nyaman untuk kambing, tentunya kandang ternak juga harus nyaman untuk warga sekitar peternakan, Oleh sebab itu lokasi kandang yang akan dibuat harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

  1. Idealnya kandang dibuat di daerah yang relatif tinggi dari daerah sekitarnya, hal ini bertujuan supaya kandang tidak mudah tergenang
  2. Usahakan kandang jauh dari jalan raya, karena dapat menimbulkan kebisingan yang dapat mengganggu pertumbuhan kambing
  3. Lokasi kandang terkena sinar matahari pagi langsung, akan tetapi pada siang hari tidak sampai masuk kedalam kandang
  4. Apabila Anda beternak dalam sekala besar usahakan kandang jauh dari pemukiman, supaya masyarakat tidak merasa terganggu dengan keberadaan peternakan kambing tersebut
  5. Dianjurkan agar kandang berada jauh dari sumber air minum masyarakat karena di kwatirkan dapat mencemarin sumber air minum tersebut
  6. Sebaiknya kandang dibangun di tempat yang tidak terlalu terbuka terhadap angin kencang. Apabila terpaksa maka dianjurkan untuk membuat pagar hidup (tanaman hidup) disekeliling kandang
  7. Jika bisa usahakan arah kandang menghadap ke timur sehingga akan memungkinkan sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang. Perlu Anda ketahui juga, sinar pagi itu sangat bermanfaat bagi peternakan kambing terutama dalam membunuh bibit-bibit penyakit yang ada di dalam kandang, Membantu proses pembentukan vitamin D, Mengurangi kelembapan kandang, serta akan memperkuat tulang kambing-kambing muda yang ada di dalam kandang.

Agar dapat bertahan lama kandang yang dibuat haruslah kuat dan kokoh, Untuk ukurannya dapat di sesuaikan dengan jumlah kambing yang Anda miliki.

Cara Membuat Kandang Kambing

Atap

Untuk bagian atap kandang, Anda dapat menggunakan sesuai selera anda, seperti menggunakan rumbia, genting, asbes, ataupun seng. Untuk daerah yang berlokasi di daerah yang panas, usahakan atap yang digunakan berbahan rumbia, genting dan asbes. Sedangkan untuk kandang yang berada di daerah yang dingin. Usahakan atapnya terbuat dari bahan seng.

Tiang Kandang

Pada umumnya tiang kandang terbuat dari kayu. Adapun kayu yang sering digunakan adalah kayu kaso yang berukuran 15 cm X 15 cm. Jika tidak ada kayu kaso Anda dapat membuat kayu lain asalkan kayunya cukup kuat dan kokoh.

Dinding Kandang

Pada umumnya para ternak menggunakan kayu atau bambu untuk dinding kandangnya. Selain murah bahan ini juga mudah untuk didapatkan. Untuk pemasangannya biasanya peternak membuat celah atau jarak, hal ini akan memperlancar sirkulasi udara dari dan kedalam kandang. Dinding kandang bagian bawah sebaiknya dibuat agak rapat sedangkan bagian atasnya lebih kurang 2 meter dari lantai tidak perlu terlalu rapat.  Hal ini bertujuan untuk mempermudah masuknya cahaya matahari dan sirkulasi udara ke dalam kandang.

Alas

Biasanya alas kandang dapat terbuat dari bambu, papan, semen, atau tanah saja. Lantai kandang panggung biasanya terbuat dari bilah bambu atau kayu. Jarak antara bilah bambu atau kayu. Jarak antar bila bambu atau kayu harus disesuaikan agar kaki domba tidak mudah terperosok dan menyebabkan kakinya menjadi luka. Biasanya jarak antar bambu atau kayunya sekitar 1 cm. Jarak segin berguna ketika hendak membersihkan atau membuang kotora langsung ke kolong kandang.

Membuat (Lorong) Kandang

Pembuatan jalan di tengah kandang sudah banyak diterapkan di peternakan-peternakan modren di Indonesia, terutama pada peternakan bersekala besar. Dengan adanya jalan ditengah lorong akan mempermudah Kita dalam memberikan pakan, membersihkan sisah-sisah pakan, dan mempermudah dalam membersihkan kandang.

Model Kandang Kambing

Kandang Lempark

Kandang lemparak merupakan kandang yang menggunakan lantai sebagai alasnya. Kandang seperti ini hanya diber alas kotaran dan sisa-sisa hijauan pakan. Selain itu, kandang juga tidak dilengkapi dengan tempat pakan.

Kandang hanya diberii keranjang rumput yang diletakkan di atas alas pakan.. Pakan sengaja diberi berlebih supaya dapat menghasilkan kotoran yang banyak.

Kandang Panggung

Berbeda dengan kandang lemparka kandang panggung memiliki tiang penyangga sehingga lantai kandang terletak diatas tanah dan berbentuk seperti panggung. Untuk bahan lantainya biasanya terbuat dari papan, dan bambu.

Kandang seperti ini memiliki kolong yang berguna sebagai tempat menampung kotoran. Lantai kolongnya biasanya di semen dan di buat miring  ke arah selokan supaya lebih mempermudah peternakn dalam membersihkannya.

Demikian Ulasan singkat tentang cara membuat kandang kambing. Semoga  dapat bermanfat bagi kita semua….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.