Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Dump Truck

By | September 18, 2020

Truk jungkit atau dalam bahasa inggris disebut dengan dump truck merupakan truk yang isinya dapat dikosongkan tanpa penanganan. Truk jenis ini biasanya digunakan untuk mengangkut material bertonase besar, seperti, batu bara, sawit, pasir, kerikil atau tanah untuk keperluan konstruksi.

dump truck

Pada umumnya, dump truck memiliki bak terbuka yang dapat dijalankan dengan bantuan hidrolik. Bagian depat dari bak dapat diangkat keatas sehingga memungkinkan material yang diangkut dapat melorot turun ke tempat yang Anda inginkan.

Tidak jauh berbeda dengan kendaraan bermesin lainnya. dump truck terkadang mengalami kerusakan. Dari berbagai macam kerusakan, Berikut ini kami dari tim dewitani.com telah merangkum beberapa kerusakan yang sering timbul pada dump truck.

  1. Rem Dalam

Kerusakan pertama yang sering terjadi pada dump truck ialah rem dalam, banyak faktor yang menyebabkan rem dalam, Anda perlu beberapa kali kocokan baru rem mau bekerja. permasalahan ini lah yang sering dan perlu untuk distell sewaktu waktu, sebab tanpa adanya rem dapat menyebabkan nyawa si pengemudi dan pengguna jalan lainnya menjadi trancam karena kecelakaan.

2. Gardan berdengung

hapir semua pengendara dump truck pernah mengalami gardan berdengung. Penyebab gardan berdengung bisanya karena gardan sudah aus, kerusakan ini tergolong berat bukan hanya berat penggantiannya namun juga berat di harga sparepatnya.

3. Kopling Aus

Sama seperti gardan berdengung, Kopling aus juga sering terjadi. Penyebab kopling aus biasanya disebabkan oleh truk mengangkut muatan yang cukup berat secara terus menerus.

Meskipun penyebab tidak melulu karena komponen, faktor si pengemudi juga sangat berperan dalam kerusakan kopling ini, sama halnya seperti gardan. kerusakan pada koplingaus tergolong berat, sebab komponennya banyak yang harus diturunkan. Namun komponen ini mudah untuk diperoleh.

4.Gigi Transmisi Loncat

Gigi Transmisi Loncat, menurut saya ini masih dapat diunda untuk pembaruannya jika masih dapat masuk gigi, tetapi kalau tidak dapat masuk gigi ya harus sahabat tukar. tetapi kalau hanya loncat masih dapat nanti ntar lah alternatifnya,pengalaman saya dahulu ada 5 truk dengan permasalan semacam ini, umumnya masuk gigi 3 tau-tau loncat ke tempat netral, benar-benar menyusahkan,sebab kerusakan ini paling berat jadi caya menunda dahulu pembaruannya, sekalian tunggu dana untuk membeli sparepart.

5. Pelk belakang bergesekan dengan per

rod belakang bersinggungan dengan per, ya ini hampir seringkali saya jumpai, pertama saya tidak memahami mengapa pelk dapat melekat pada per, sesudah seringkali merasakannya, pada akhirnya saya tahu, kontruksi pelk belakang di antara roda luar serta roda sisi dalam rupanya tidak sama

pelk roda sisi dalam mempunyai kontruksi tidak cembung, bentuk ini disengaja supaya masalah bersinggungan dengan per tidak ada, kerusakan ini umumnya karena waktu mengubah ban tidak diperhatiakn jika bentuk pelk tidak sama, pada akhirnya asal pasang serta pada akhirnya terganti dengan pelk roda sisi luar.ya pada akhirnya ban jadi tipis karena bergesakan dengan per.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.